Satyadhiswara
Satyadhiswara NyuPir AngKot

Tinggal di Bantul. Anak jaman (Jawa-Mandailing) dan pujakesuma (putra Jawa kelahiran Sumatera).

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Waktu yang Terbuang

14 Juni 2018   01:06 Diperbarui: 14 Juni 2018   01:14 648 0 0
Puisi | Waktu yang Terbuang
Ilustrasi: Karya Pribadi

Siapa berani menjamin bahwa dirinya akan hidup lebih lama?

Aku takut mengatakannya karena bukan aku yang menentukan hidupku

Aku sadar bahwa begitu banyak waktu terbuang

Ungkapan syukur kepadaNya belumlah seberapa

Istighfarku belumlah cukup

Begitupun ibadah-ibadah pokok yang tentu masih rendah kualitasnya

Kapan aku akan merasa cukup?

Jawabnya: tak pantas bagiku merasa cukup

Banyak waktu terbuang, padahal aku tahu bahwa kematian tak berada di mana-mana selain di batang leherku

Tapi kesia-siaan masih saja kulakukan

Padahal peringatan itu pun bukannya tak datang

Bahwa hidup haruslah diisi dengan sesuatu yang berarti

Bahwa yang telah lalu tak akan kembali dan penyesalan menanti

Bahwa di dunia ini belumlah dikatakan kehidupan melainkan apa yang ada setelah mati

Apakah aku siap menerima keadilan Tuhan?

Aku tak bisa jawab

Belum ada yang kulakukan di dunia ini

Benar, belum ada

Selain ketidakberartian dan ketidakgunaan

Apakah aku siap menerima keadilan Tuhan?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2