Mohon tunggu...
Satrio Arismunandar
Satrio Arismunandar Mohon Tunggu... Penulis - Penulis buku, esais, praktisi media, dosen ilmu komunikasi, mantan jurnalis Pelita, Kompas, Media Indonesia, Majalah D&R, Trans TV, Aktual.com. Pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Penulis buku, esais, praktisi media, dosen ilmu komunikasi, mantan jurnalis Pelita, Kompas, Media Indonesia, Majalah D&R, Trans TV, Aktual.com. Pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Emji Alif dan Perjalanan ke Dalam Diri

30 Agustus 2021   03:34 Diperbarui: 30 Agustus 2021   03:38 324
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Membaca puisi-puisi Emji Alif, tak bisa tidak, mendorong saya untuk melakukan “penjelajahan ke dalam diri.” Sebagian tempat-tempat yang disebutkan Emji dalam puisi-puisinya, juga pernah saya kunjungi. Rusia, Amerika, Yunani, Swiss, Yordania, Jerusalem. Sebagian lagi belum pernah saya kunjungi.

Puisi-puisi Emji diwarnai oleh deskripsi yang membawa kita seolah-olah ikut hadir di sana. Deskripsi-deskripsi itu begitu nyata, dan hal itu lebih dihidupkan lagi dengan sentuhan personal Emji pada apa yang dia lihat dan dia rasakan.

Dari puisi “Monaco,” misalnya:

Dari jendela hotel terhampar pencalang dan yacht di Laut Mediterania

Menyilaukan, bagai kawanan burung-burung kuntul berwarna putih

yang memenuhi cakrawala. Matahari yang hangat dan air yang biru 

terus memanggil-manggil: mari kita berenang,

menjejakkan kaki dan berkejaran di Pesisir Riviera

Atau puisi “Paris,” seperti berikut:

Di lekuk Sungai Seine wisatawan berlayar dengan gembira. Pejalan kaki menyeberang

di jembatan dan mencoba memahami grendel-grendel yang terkunci di sana

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun