Mohon tunggu...
santi diwyarthi
santi diwyarthi Mohon Tunggu... Wanita adalah bunga, indahnya dunia, tiang penjaga damai dunia.....

a wife, a mother, a worker....

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

SMMSTAPP 2019, STP Nusa Dua Bali

13 Juni 2019   15:20 Diperbarui: 13 Juni 2019   15:33 0 0 0 Mohon Tunggu...
SMMSTAPP 2019, STP Nusa Dua Bali
dokpri

Non scholae, sed vitae discimus  "Kita belajar bukan untuk sekolah melainkan untuk hidup".

Namanya Moses Gorintha, seorang pemuda tampan dari Jambi. Perjalanan panjang yang menghantarnya jauh ke Bali untuk mengikuti Ujian Seleksi Masuk Perguruan Tinggi. Dia memiliki seorang kakak kandung yang sedang menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Dia juga memiliki seorang ayah yang berprofesi sebagai seorang dokter di Jambi. Dia berasal dari sekolah favorit di Jambi, jurusan IPA.

Dia membuang kesempatan untuk ikut kuliah di beberapa perguruan tinggi ternama, baik di Jakarta maupun di Jogja, dimana dia sudah diterima. Saat kami bertanya, mengapa dia tidak mengambil jurusan yang sama seperti latar belakang keluarganya, dia mengatakan mantap ingin menjadi seorang entrepreneurship di bidang hidangan, menjadi seorang professional dan membuktikan diri akan berhasil kelak. Dia tidak mengikuti SBMSTAPP yang baru berlalu. "Karena saya belum tahu saat itu", ujarnya saat kami bertanya.

Bahkan, saat kami giring lebih jauh untuk masuk dalam dunia perhotelan dan pariwisata, dia dengan tegas mengatakan, menjadi seorang tukang masak handal. Meski dia hanya belajar secara otodidak, menyaksikan dari youtube, bekerja sendiri, dan tidak suka menyaksikan berbagai program di televise yang terkenal dengan lomba masak. "Itu dibuat-buat, dan hanya demi menaikkan rating siaran", ujarnya tegas. Oke, Moses, dan juga banyak pemuda lainnya, kalian adalah tunas bangsa, yang tahu dengan persis harapan serta cita-cita di masa depan, yang berjanji akan berjuang sekuat tenaga membuktikan kompetensi diri, semoga kalian bisa menjadi pemimpin handal bagi negeri ini, dunia ada dalam genggaman tangan kalian.

dokpri
dokpri
Taki Takining Sewaka Guna Widya: Antara Ilmu dan Pengetahuan. "Taki Takining Sewaka Guna Widya" berarti Orang yang Menuntut Ilmu wajib mengejar pengetahuan dan kebajikan

Menjadi bijak dan dewasa di masa depan kalian. Bukan hanya sekedar menuntut ilmu, namun juga belajar dari proses dalam setiap langkah kehidupan kalian.....

Pemuda era milenial yang tahu persis dirinya, menentukan perencanaan matang, dan bersemangat menjalani setiap proses dalam mencapai prestasi, siap untuk bekerjasama dan bersaing secara adil. Negara ini perlu pemimpin era milenial seperti mereka pula.

dokpri
dokpri
Pagi ini adalah jadwal tes wawancara terkait SMMSTAPP di kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua. SMMSTAPP merupakan Seleksi Masuk Mandiri Sekolah Tinggi, Akademi, dan Politeknik Pariwisata yang terdapat pada Kementerian Pariwisata. Terdapat 1174 kandidat mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali yang memperebutkan jatah bagi sekitar 250 kursi yang tersedia dari berbagai program studi yang ada, mencakup Program Studi Administrasi Perhotelan, Manajemen Kepariwisataan, Manajemen Bisnis Perjalanan, Manajemen Konvensi dan Perhelatan, Manajemen Akuntansi Hospitaliti, Manajemen Divisi Kamar, Manajemen Tata Hidangan, dan manajemen Tata Boga.

SMMSTAPP berlangsung semenjak hari Senin hingga Kamis, 10 -- 13 Juni 2019. Hari Senin, 10 Juni 2019 dengan jadwal seleksi Psikotes, terbagi menjadi dua periode (pukul 08.00 -- 10.00, dan pukul 10.00 -- 12.00), pada 38 ruang yang berada di Gedung Padma dan Gedung Rebab, masing-masing terdiri dari 30 kandidat mahasiswa dan diawasi oleh satu orang dosen dan satu pegawai. Hari Selasa, 11 Juni 2019 dengan jadwal Seleksi Bahasa Inggris, terbagi menjadi dua periode (pukul 08.00 -- 10.00, dan pukul 10.00 -- 12.00), pada 38 ruang yang berada di Gedung Padma dan Gedung Rebab, masing-masing terdiri dari 30 kandidat mahasiswa dan diawasi oleh 30 kandidat mahasiswa dan diawasi oleh  satu orang dosen dan satu pegawai.

Hari Rabu, 12  Mei 2019 dengan jadwal Wawancara pada Gedung Padma dan Gedung Rebab, pada 35 ruang,  masing-masing terdiri dari 20 kandidat mahasiswa STP Nusa Dua dan 2 orang dosen pewawancara, dan Kamis, 13 Mei 2019 dengan jadwal Wawancara pada Gedung Padma dan Gedung Rebab, pada 24 ruang, masing-masing terdiri dari  20 orang kandidat mahasiswa STP Nusa Dua dan 3 orang dosen pewawancara.