Mohon tunggu...
Elang Salamina
Elang Salamina Mohon Tunggu... Freelancer - Serabutan

Ikuti kata hati..itu aja...!!!

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Ini Bocoran Zulhas, Terawan Tak Akan Di-reshuffle

10 Juli 2020   22:24 Diperbarui: 11 Juli 2020   15:45 822
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Bahkan, tak sedikit pula yang beranggapan bahwa ancaman perombakan kabinet itu hanyalah gertak sambal atau sandiwara yang sengaja dilontarkan Presiden Jokowi untuk melecut kinerja para menterinya agar bekerja lebih baik lagi.

Kendatipun reshuffle pada akhirnya dilaksanakan, Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) menduga kalau Menkes Terawan tidak akan diganti oleh Presiden Jokowi. 

Sebab, katanya, Terawan adalah menteri kesayangan mantan Wali Kota Solo tersebut.

"Kalau ada isu-isu reshuffle, Pak Terawan ini banyak orang yang enggak tahu, ini menteri kesayangannya Pak Jokowi ini. Kalau ada reshuffle, insya Allah enggak mungkin di-reshuflle itu Pak Menkes," kata Zulhas. Saat menjadi pembicara dalam acara peluncuran buku 'Menghadang Corona: Advokasi Publik di Masa Pandemi karya anggota DPR dari Fraksi PAN Saleh Daulay di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (10/7). CNN Indonesia.

Masih dikutip CNNIndonesia, Zulhas juga mengaku kenal baik dengan Terawan. Dia mengucapkan terima kasih telah bersedia menjadi salah satu pembicara dalam peluncuran buku Saleh.

Terawan sendiri hadir dalam acara tersebut secara virtual. Namun, dia tidak merespons terkait pernyataan Zulhas tersebut.

Terawan Sempat "Tenggelam"

Boleh jadi apa yang diucapkan Ketum PAN, Zulkifki Hasan ini benar, kalau Terawan adalah anak kesayangan Presiden Jokowi dan kemungkingan tidak akan direshuffle (jika terjadi).

Dan hal tersebut sah-sah saja. Sebab reshuffle kabinet merupakan hak mutlak presiden sebagai pihak yang memiliki hak prerogatif.

Tapi, jika alasannya karena faktor like and dislike atau karena faktor "kesayangan" presiden, rasanya tidak fair juga. Sebab dalam hal ini yang harus dijadikan patokan tentu saja kinerjanya.

Sementara jika ditilik dari kinerjanya selama ini, saya rasa maaf, Menkes Terawan belum bisa dianggap berhasil dalam mengemban tugasnya sebagai Menkes.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun