Mohon tunggu...
gadis shafira
gadis shafira Mohon Tunggu... Freelancer - lama ga nulis, dan ini semua tulisan lama. sowwy kalau ada bahasan yang aneh aneh hahahha

LOVE YOURSELF, LOVE MYSELF, PEACE

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Pentingnya Memantau Perkembangan Sosioemosional Anak

25 Agustus 2018   11:19 Diperbarui: 26 Agustus 2018   07:16 294
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
picture by vemale.com

Apasih perkembangan sosial-emosional itu ?

Perkembangan sosial adalah proses berkembanganya tingkah laku individu sebagai bagian dari kelompoknya dan juga lingkungannya. Sedangkan perkembangan emosional adalah suatu gejolak dalam proses menyesuaikan diri dari dalam yang melibatkan hampir keseluruhan diri individu.

Keterkaitan antara sosial dan emosional pada anak adalah sikap dan perilaku yang ia tunjukan saat dalam lingkungan sosialnya yaitu sangat di pengaruhi oleh kondisi emosinya. Begitu juga dengan sebaliknya, perkembangan emosi anak sangat dipengaruhi oleh lingkungannya.

Yang berarti bahwasannya perkembangan sosial-emosional pada anak adalah kondisi emosi dan kemampuan anak dalam merespon lingkungan sekitarnya.

Tentunya ada saat dimana anak harus keluar dari zona aman dan nyaman di rumah yaitu zona sekolah. Zona dimana anak dituntut untuk dapat menyesuaikan diri, dengan dapat bersosialisasi dan dapat berinteraksi baik dengan teman sebayanya maupun dengan orang yang lebih tua seperti gurunya. 

Tetapi, pasti ada saja beberapa anak yang alih-alih dapat menyesuaikan diri, malah mendapatkan kendala saat proses penyesuaian dirinya. Nah, disinilah peran penting kita sebagai orang tua harus diterapkan untuk mengoptimalkan perkembangan sosial-emosional anak. Bagaimana caranya ?

Tentunya yang pertama adalah dengan selalu menunjukan rasa kasih sayang kepada anak, karena dengan banyaknya kita menunjukan rasa kasih sayang kepada anak, anak akan menjadi tahu bahwa ia  disayangi dan merasa apapun yang ia lakukan akan ada orangtua yg selalu mendungkunya.

Yang kedua, memperlihatkan perasaan dengan jelas. Ajarkan kepada anak bagaimana perasaan dan bagaimana berekspresi pada berbagai situasi dan peristiwa. Bukan hanya emosi positif saja, tetapi yang negative juga. 

Contohnya dengan menunjukan kepada anak bagaimana ekspresi dan perasan anda saat sedang bahagia, sedang senang, sedang sedih maupun marah. tapi Tentunya harus dengan takaran yang pas dan pengendalian diri yang baik ya bunda, agar tidak  ada trauma pada anak yang akan diingatnya dari yang ia saksikan.

Yang ketiga, yaitu selalu kenalkan dan dukung anak untuk mencoba hal-hal baru. Tumbuhkan keberanian anak dengan cara kenalkan ia pada hal yang baru, lalu dukung ia dengan penuh semangat. yakinkan padanya bahwa ia bisa melakukan hal tersebut. Karna dengan demikian anak juga akan mengalami perkembangan sosial-emosionalnya dengan pesat. 

Anak jadi bisa belajar bagaimana menangani situasi saat dalam menghadapi hal yang baru serta dapat  meningkatkan kemampuan anak untuk mengelola emosi dan mengasah kemampuan sosialnya dengan baik. yang lebih penting selain dapat meningkatkan keberanian anak hal ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri pada anak.

Dan yang terakhir adalah pentinnya untuk quality time dengan anak, bukan seberapa seringnya kita bersama anak, tapi seberapa bermanfaatnya kita saat kita sedang bersama anak, contohnya saat anak baru pulang sekolah.

Sambil makan sesekali sambil bunda suapi lalu tanyakan padanya apa saja yang terjadi dengannya hari ini saat berada disekolah, biarkan ia bercerita dengan serunya, lalu dengarkan, dan berikan respon terbaik bunda. rasakan emosi dan perasaan anak saat ia sedang  bercerita, pentingnya anak merasa dipahami agar anak merasa dekat dengan orang tuanya, sehingga ia tahu bahwa ada orang dewasa yang dapat diandalkan dalam perkembangan sosio-emosionalnya.

Jadi, penting bagi kita sebagai orang tua untuk mengetahui bagaimana dirinya, bagaimana cara anak berhubungan dengan teman-temanya, bagaimana ia berkomunikas dengan orang yang lebih tua serta bagaimana ia menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya.

Sangat bijak apabila kita sebagai orang tua turut ambil serta alam perkembangan sosial anak dengan menciptakan suatu lingkungan yang konduktif untuk membantu perkembangan emosi pada anak. Agar anak dapat tumbuh dengan sifat, keberanian, dan kepercayaan dirinya dengan baik.

Semoga bermanfaat^^

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun