Mohon tunggu...
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Mohon Tunggu... ASN

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Kemarau

14 Agustus 2019   05:19 Diperbarui: 14 Agustus 2019   05:23 0 13 2 Mohon Tunggu...

Belum genap 24 jam, kembali kujamah lahan gersang yang telah dibuat sekarat kemarau. Semakin parah tanah, hilang titik air membuat suara parau. Angin kering mengangkat debu, mengeringkan sungai membuat ikan menggelepar. Tapi semakin membuat tebing lembut semakin kuat tak bergetar. 

Kemarau dini hari membuat embun hilang, seperti berada di padang gersang. Penyanggah tanah tak ada lagi tiang. Pohon menjadi ranting, bagaikan tulang-belulang. Sebentar lagi terbakar yang kembali menumpuk debu. Kemarau sedang senyum tersipu, setelah mendapat tempat dalam kurun waktu tak tentu. 

Sungailiat, 14 Agustus 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x