Mohon tunggu...
Rusman
Rusman Mohon Tunggu... Libang Pepadi Kab. Tuban - Pemerhati budaya - Praktisi SambangPramitra
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

"Hidupmu terasa LEBIH INDAH jika kau hiasi dengan BUAH KARYA untuk sesama". Penulis juga aktif sebagai litbang Pepadi Kab. Tuban dan aktivis SambangPramitra.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Rusman: Wayang, Raden Somba, dan Cinta Nekatnya

13 Februari 2019   01:48 Diperbarui: 2 Maret 2019   03:56 0 2 0 Mohon Tunggu...

Kerumunan orang itu seperti memberi tanda kepada masyarakat negeri Dwarawati

Ada sesuatu yang telah terjadi di alun-alun kerajaan yang membuat resah banyak orang

Begitu pula seolah-olah si Pangeran Somba adalah seorang yang pantas untuk menerima hinaan

Tiba-tiba dari ujung timur nampak orang berkuda bagaikan terbang sedemkkian cepatnya

Semakin lama kian terdengar langkah-langkah kaki kuda seperti suara kentongan

Yang menembus udara panas di sekitar kota kerajaan Prabu Kresna

Ternyata orang yang datang itu adalah Prabu Suteja dan pengawalnya Bomantara yang hendak menghadap ayahandanya di pisuwanan agung

Pemuda itu segera mengangkat tangan kanannya ketika kudanya hampir mencapai orang-orang itu

Prabu Suteja adalah putra Kresna dari seorang garwa yang bernama Dewi Pratiwi

Pemuda yang bertubuh tinggi besar dengan kumis melintang itu

Matanya sipit dengan pembawaan mudah tertawa tanpa jelas apa yang ditertawakan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x