Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... Lainnya - dibuang sayang

Ngopi dulu ☕

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Erwin Prasetya Perdarahan Lambung, Jangan Anggap Sepele Gangguan Pencernaan

3 Mei 2020   09:38 Diperbarui: 3 Mei 2020   10:06 890
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik


Dunia musik tanah air berdukacita.

Erwin Prasetya, mantan personil Dewa 19 telah menghadap Sang Pencipta.

Menurut pengamat musik Bens Leo, Erwin meninggal karena perdarahan lambung.

Sempat mendapatkan perawatan, pria yang juga dipanggil Erwin Prast itu meninggal dunia di Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat, Tangerang Selatan, pada usianya yang ke 48 tahun. Sabtu (2/5/2020).

Mendengar kepulangannya, Ahmad Dhani mengatakan temannya itu sebagai sosok yang paling rajin sholat lima waktu di Dewa 19.

"Innalilahi, khusnul khatimah, meninggal di bulan Ramadhan adalah cita-cita semua orang," tulis Dhani di Instagramnya.

Unggahan Dhani itu langsung dibanjiri ungkapan berbelasungkawa dari para netizen.

Dewa 19. Nama Dewa adalah akronim dari empat personil siswa SMP Negeri 6 Surabaya. Didirikan mereka pada tahun 1986.

Dhani Ahmad (vokal, keyboard), Erwin Prasetya (bassist), Wawan Juniarso (drummer), dan Andra Junaidi (gitaris).

Semula aliran musik Dewa 19 adalah pop. Kemudian berubah menjadi jazz setelah Erwin Prast memperkenalkan aliran musik itu.

Musikus, penulis lagu, dan komposer Erwin Prast dilahirkan di Surabaya, pada 29 Januari 1972.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun