Mohon tunggu...
Ronny Rachman Noor
Ronny Rachman Noor Mohon Tunggu... Lainnya - Geneticist

Pemerhati Pendidikan dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

"The Science of Strengthening Your Mind", Ilmu Penawar Lupa

18 Agustus 2022   10:04 Diperbarui: 18 Agustus 2022   10:22 490
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Di dalam buku  ini disebutkan bahwa secara  alami memori kita sudah mulai mengalami penuruan mulai usia 30 tahun, oleh sebab itu latihan untuk mengembalikan memori ini harus dimulai  dari sejak dini.

Dibahas juga bahwa memori dapat dikelompokan  menjadi tiga , yaitu memori jangka pendek, memori episodik dan memori kerja.

Contoh memori jangka pendek adalah mengingat nomor telpon, kombinasi angka yang sederhana seperti PIN ATM dllnya, sedangkan memori episodic umumnya terkait dengan memori  yang menyangkut masa kecil.

Menurut pakar syaraf, melatih dan meningkatkan memori kerja ini harus diprioritaskan karena memori kerja ini merupakan memori yang kita miliki dan  sering kita gunakan. 

Oleh sebab itu, latihan peningkatan dan pengembalian informasi ini pada memori kita harus dilakukan setiap hari agar tidak terjadi penurunan ingatan.

Mengasah ingatan dapat dilakukan  dengan berbagai cara dari mulai yang sederhana sampai  dengan yang lebih komplek.  Sebagai contoh mengisi teka teki silang  dapat kita lakukan untuk mengisi waktu senggang kita sekaligus  merupakan cara yang efektif untuk melatih ingatan kita.

Disamping itu pengasahan ingatan ini dapat dilakukan dengan menggunakan permainan yang melibatkan pembuatan gambar visual dllnya.

Cara lain yang dibahas di buku ini yang dapat digunakan untuk melatih memori kita adalah menanamkan peta  lingkungan di pikiran kita yang menghubungkan informasi gedung, restoran, perpustakaan, toko yang sering kita kunjungi dan mengingat cara   menuju tempat tersebut.

Hasil penelitian menunjukan bahwa seperti halnya dengan penyakit jantung  40% kasus Alzheimer dapat dicegah atau ditunda  melalui pembatasan  merokok dan mengkonsumsi alkohol.

Oleh sebab itu,  pakar syaraf menyarankan agar pengurangan konsumsi alkohol ini harus dilakukan untuk mencegah penurunan ingatan karena alkohol bersifat neurotoksin yang tidak baik untuk se sel syarat.

Cara lain yang menurut pakar syaraf dapat membantu meningkatkan ingatan adalah tidur siang yang singkat dan juga tidur malam yang cukup  karena dapat membantu meningkatkan  fungsi otak.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun