Mohon tunggu...
Intan Rosmadewi
Intan Rosmadewi Mohon Tunggu... Guru SMP - Pengajar

Pengajar, Kebaikan yang kita lakukan untuk orang lain ; sesungguhnya adalah kebaikan untuk diri kita sendiri QS. Isra' ( 17 ) : 7

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Arafah Padang Ma'rifah Menggetarkan Alam Malakut

2 September 2017   06:30 Diperbarui: 2 September 2017   07:16 977
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mina. Menuju Jumrah Aqabah (pict :dok. pribadi)

"ya ., saya sudah mengerti".

 

Sejak itu lah Padang itu dinamakan Arafah.

Ini di dahului dengan do'a Nabi Ibrahim :

Waarinaa manaa sikanaa . . .

"Dan tunjukkanlah kepada kami cara -- cara dan tempat -- tempat  ibadah haji kami"  QS. Al -- Baqarah (2) :  128

  • Dinamakan Arafah karena tempat itu merupakan pusat perkenalan manusia sedunia.
  • Dinamakan Arafah karena di tempat itulah Adam dan Hawa saling bertemu dan saling berkenalan, setelah saling mencari ; sewaktu Adam di turunkan di India dan Ibunda Siti Hawa di Jeddah,  peristiwa ini terjadi pada  : Hari Arafah  9 Dzulhijjah
  • Diambil dari kataal 'Arfu   yang berarti alThayyib (bersih) ; berbeda dengan Mina yang ada kotoran dan darah ( Jabal Qurban )
  • Diambil dari kata al Shabru seperti kata :
  • Rajulun'aarifun iza kana shoobiroon wa khosyi'aan

Artinya : "Disebut orang yang arif jika ia  sabar dan khusyu'."

Orang yang haji itu  sabar terhadap ketentuan Allah Swt,  khudh'  (tunduk) dan merendahkan diri kepada Allah serta sabar dalam menghadapi bala'  serta cobaan -- cobaan, khususnya sabar dalam menegakkan ibadah.

  • Dinamakan 'Arafah karena tempat ini merupakan Padang untuk Ma'rifatullah  (mengenal Allah).  Maksudnya di Padang Arafah,   jamaah haji berusaha mengenal dirinya   dan  memantapkan Ma'rifatullh  sehingga ketika  kembali  ke tanah air ia mencapai muraqabah (selalu merasa diawasi Allah Swt).

Amalan Jama'ah Selama Wukuf

Disunnahkan bagi jamaah haji ketika di Padang Arafah untuk bersungguh-sungguh dalam dzikir, berdoa dan merendahkan diri pada Allah Ta'ala.

Ketika berdoa, hendaklah mengangkat kedua tangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun