Mohon tunggu...
Ronald Wan
Ronald Wan Mohon Tunggu... Freelancer - Pemerhati Ekonomi dan Teknologi

Love to Read | Try to Write | Twitter: @ronaldwan88

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Melihat Gelas, Setengah Isi atau Setengah Kosong?

12 September 2018   06:30 Diperbarui: 13 September 2018   05:57 2885
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jika sebuah gelas hanya terisi setengahnya dengan cairan. Ada dua pilihan bagi kita untuk bagaimana kita melihat gelas tersebut. Ada yang memilih melihat gelas tersebut setengah kosong dan ada pula yang melihatnya gelas itu setengah isi.

Secara umum mungkin hampir semua orang sepakat. Bahwa orang yang melihat gelas tersebut setengah kosong adalah orang yang melihat masalah dan sebaliknya yang melihat gelas setengah isi mampu melihat ada hal positif dari sebuah persoalan.

Falsafah Jawa

Orang Jawa boleh dikatakan tidak pernah merasa rugi. Misalnya mengalami kecelakaan dan luka cukup parah mereka akan bilang "Untung hanya patah kaki bukan pecah kepala" dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Falsafah ini cukup menarik karena boleh dikatakan orang Jawa melihat gelas yang isinya setengah adalah gelas yang setengah terisi. Tetap ada hal yang positif dari semua peristiwa kehidupan yang dihadapi atau dengan kata lain tetap optimis.

**

Kita dalam menghadapi kehidupan jika hanya melihat segala sesuatu dengan negatif akan lelah. Kehidupan tidak pernah lepas dari masalah baik masalah yang kecil maupun masalah yang besar.

Biasanya jika kita hanya mengeluh akan sulit untuk bisa mendapat sebuah solusi jitu untuk sebuah masalah yang dihadapi. Ketenangan dan optimisme dibutuhkan untuk bisa menghasilkan pemikiran yang bernas.

Apalagi bagi kita yang berposisi sebagai pemimpin. Pemimpin keluarga, pemimpin perusahaan, pemimpin organisasi, pemimpin negara dan pemimpin lainnya.

Jika seorang pemimpin perusahaan mengatakan bahwa perusahaan kita tidak berkembang dan kemungkinan akan bangkrut dalam waktu sekian tahun lagi. Saya pasti akan langsung mencari pekerjaan baru dan keluar.

Tetapi jika dikatakan bahwa perusahaan kita tidak berkembang dan saya menunggu ide dari semuanya untuk bisa mengatasi hal ini. Saya akan coba memikirkan bagaimana caranya dan apa yang saya bisa lakukan untuk perusahaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun