Mohon tunggu...
Cerpen

Tokai Watch

16 Juli 2018   22:02 Diperbarui: 16 Juli 2018   22:23 588
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

"Kamu manajer yang kemarin!"

"Masih tak jera! Masih hobi menipu ya!"

"Padahal baru manajer!"

Padahal aku kan sudah kepalanya manajer-manajer. Dasar pelanggan tak pernah cari tahu.

"Mohon maaf. Ada apalagi ya bapak-bapak, ibu-ibu."

"Kalian masih menipu kami!"

"Jam produksi kalian masih...terlalu akurat!"

"Iya! Masih terlalu tepat! Masa saya janjian sama teman Ba'da Dzuhur dia datangnya Ba'da Azhar! Saya kan ngikutin jam kalian yang akurat ini! Percuma akurat tapi ternyata penipu! Kedok saja!"

Awalnya Girsang mengira ide yang ditawarkan bosnya yang paling senior dan paling berpengalaman itu sudah merupakan solusi terbaik. Namun memang tiada gading yang tak retak. Rupanya masih juga ada kelemahan.

"Mohon maaf bapak-bapak, bos-bos, anu, kita masih punya masalah yang sama seperti enam bulan lalu."

"Bah! Pantasan ada dengung-dengung dari bawah sana!"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun