Choirul Huda
Choirul Huda wiraswasta

Penulis di Kompasiana (Kompasianer) yang hobi reportase untuk menulis catatan harian, musik, olahraga, fiksi, dan sebagainya. @roelly87 (www.roelly87.com)

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Pengobatan dan Pencegahan Diabetes

17 Januari 2011   15:29 Diperbarui: 26 Juni 2015   09:28 4777 1 0

Diabetes atau Kencing manis dalam bahasa sehari-hari adalah penyakit yang disebabkan oleh banyak faktoryaitu faktor makanan atau mengkonsumsi gula secara berlebih, kurangnya berolahraga dan pola hidup yang terlalu bebas seperti sering bergadang. Diabetes juga banyak dipengaruhi oleh mitos garis keturunan silang, seperti contoh bila ada seorang Kakek yang terkena Diabetes maka akan menurun pada Anak perempuannya dan berlanjut kepada Cucu laki-lakinya serta seterusnya berlanjut. Diabetes disebut sebagai penyakit kencing manis karena didalam air kencing (urine) penderita memang terdapat gula yang rasanya manis.

Diabetes adalah penyakit paling berbahaya nomor 4 didunia, selain HIV/ Aids, Jantung, dan TBC. Di Indonesia sendiri, 7 diantara 100 penduduk, mengidap Diabetes. Baik yang baru gejala maupun yang sudah parah.

Gejala umum Diabetes adalah sering buang air kecil dalam setiap jammya, selalu merasa haus, selalu merasa lapar, padahal baru saja makan beberapa menit yang lalu. Jikalau gejala itu tidak secepatnya di cegah maka akan menimbulkanbeberapa penyakit lainnya seperti:

1.Gangguan pada mata dengann potensi berakibat kebutaan

2.Gangguan pada ginjal hingga berakibat gagal ginjal

3.Gangguan pada system saraf yang mengakibatkan penderita terkena disfungsi seksual

4.Rentan terhadap infeksi

5.Jikalau luka sedikit akan berdampak parah, seperti kena pecahan kaca atau paku, maka si penderita akan lama sembuh dan menjadi busuk.

Berdasarkan pengalaman, saya mempunyai Ibu yang terkena penyakit Diabetes, sampai kadar gulanya melebihi batas normal 500 mg/dl. Dan sempat dirawat di Rumah sakit di daerah Jakarta Barat selama 2 minggu, sampai akhirnya dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Bandung. Dalam kasus penyakit yang diderita oleh Ibu saya, beliau terkena Ulcus Diabetes, yaitu penyakit Diabetes yang menyerang sekitar daerah kaki. Sampai-sampai kaki Ibu saya menjadi Bolong, dan tidak ada dagingnya lagi. Tetapi Alhamdullilah berkat pengobatan yang teratur dan disiplin dalam menjaga kondisi badan, setelah lebih dari setahun, kondisi kesehatan Ibu saya berangsur-angsur pulih meskipun belum sembuh benar. Dahulu keadaan Ibu saya masih meringkuk di tempat tidur, kemudian secara bertahap memakai kursi roda, terus dengan tongkat untuk memapahnya jalan, sampai sekarang sudah bisa untuk jalan sendiri.

Meskipun begitu setiap hari beliau selalu memakai suntikan Insulin untuk menambah daya tahan tubuhnya agar jangan sampai kadar gulanya meninggi. Ada 2 jenis Jarum suntik untuk penderita Diabetes, yang pertama adalah Novorapid dipakai setiap hari sebelum makan pukul 07 pagi, 12 siang dan 19 malam. Dan yag kedua adalah Insulin Lantus yang disuntikkan pada saat pukul 22 malam sebelum tidur.

Penderita Diabetes tidak boleh memakan makanan atau buah yang terlalu manis, seperti buah anggur, atau durian sangat dilarang karena dapat mengakibatkan kadar gula menjadi tinggi atau Hiperglikemik. Tetapi penderita Diabetes pun sangatlah tidak boleh untuk kekurangan asupan gula, karena kalau sampai kadar gulanya turun maka akan menjadi Hipoglikemik atau akan mengalami komayang sangat akut. Bahkan Hipoglikemik dapat lebih parah akibatnya dari Hiperglikemik, karena penderita menjadi tidak sadarkan diri sama sekali, serta kalau dibiarkan terlalu lama akan mengakibatkan kematian. Tapi ini dapat dicegah dengan secepatnya memberi asupan apa saja yang mengandung gula seperti gula pasir, permen sirop ataupun kue yang sangat manis.

Diabetes banyak menyerang kaum wanita terutama yang sudah dewasa, karena faktor jarangnya memperhatikan makanan. Tetapi juga sekarang ini banyak penderita yang masih remaja seusia belasan tahun sudah mengidap penyakit ini. Maka itu bagi kita yang mempunyai keluarga terkena diabetes agar segera mewaspadainya sejak dini agar jangan sampai setelah tua nanti baru merasakan akibatnya. Karena di usia muda, kita-kita memasuki fase yang genting, yaitu sering meminum kopi dengan banyak gula, minum soft drink yang bersoda, permen, cokelat , es krim, makanan capat saji dan jarang berolah raga. Untuk itu lebih baik kita mencegahnya sekarang daripada menyesal di hari tua nanti.

Saat ini saya sedang mencari beberapa obat alternatif untuk mengobati penyakit Ibu saya hingga sembuh total, karena kalau harus mengandalkan jarum Insulin terus, Saya dan keluarga pun terus terang lama-lama tidak akan sanggup. Karena harga satu Insulin sekitar 190rb dan dipakai sampai 2 mingguan. Bilamana ada Kawan-kawan Kompasiana ada yang tahu cara pengobatan yang lebih murah, baik itu dari ilmu kedokteran maupun alternative tolong kasih saya saran dan pendapatnya.

Terima kasih.