Mohon tunggu...
rizky wahyu putra wijaya
rizky wahyu putra wijaya Mohon Tunggu... Mahasiswa - UMM ANIMAL SCIENCE

Halo saya rizky mahasiswa s1 peternakan di UMM

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Pertanian Organik Menuju Indonesia yang Ramah Lingkungan

4 Desember 2021   01:59 Diperbarui: 4 Desember 2021   02:04 79 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

Indonesia disebut negara agraris karena mata pencaharian utama masyarakat Indonesia adalah bertani. Indonesia juga memiliki berbagai macam hasil bumi sayangnya, akibat industrialisasi, lahan pertanian Indonesia menjadi semakin sempit. 

Tanah hijau menjadi tandus dan gersang, dan bencana alam tidak bisa dihindari. Selain itu, juga mengkhawatirkan bahwa mentalitas masyarakat di sektor pertanian masih sering dipandang sebelah mata. 

Hal inilah yang menyebabkan produksi pertanian Indonesia tidak sebanding dengan sumber daya alam yang tersedia. 

Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk memajukan pertanian Indonesia yang ramah lingkungan agar tidak membahayakan organisme yang ada di dalamnya. Solusi yang familiar adalah pertanian organik.

Pertanian organik menurut International Federation of Organic Agriculture Movements/IFOAM diartikan sebagai sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, dengan cara mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan.

Selain itu pertanian organik bisa juga diartikan dengan sistem pertanian yang holistik yang mendukung dan mempercepat biodiversitas, siklus biologi dan aktivitas biologi tanah. 

Tujuan yang hendak dicapai dalam penggunaan sistem pertanian organik menurut IFOAM antara lain mendorong dan meningkatkan daur ulang dalam sistem usaha tani dengan mengaktifkan kehidupan jasad renik, flora dan fauna, tanah, tanaman serta hewan, memberikan jaminan yang semakin baik bagi para produsen pertanian (terutama petani) dengan kehidupan yang lebih sesuai dengan hak asasi manusia untuk memenuhi kebutuhan dasar serta memperoleh penghasilan dan kepuasan kerja, termasuk lingkungan kerja yang aman dan sehat, dan memelihara serta meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.

Pertanian organik menggabungkan pengetahuan ilmu ekologi dengan teknologi modern pada praktik pertanian tradisional berdasarkan proses biologis yang terjadi secara alami. 

Penelitian tentang metode pertanian organik di bidang ekologi pertanian. Pertanian tradisional menggunakan pestisida sintetis dan pupuk kimia, sedangkan pertanian organik hanya menggunakan pestisida alami dan pupuk kimia untuk membatasinya. 

Prinsip-prinsip metode pertanian organik meliputi rotasi tanaman, pupuk hijau/pengomposan, pengendalian hama biologis dan pertanian mekanis. 

Pertanian organik menggunakan proses alami di lingkungan untuk mendukung produktivitas pertanian, seperti penggunaan kacang-kacangan untuk mengikat nitrogen ke dalam tanah, penggunaan predator untuk mengendalikan hama, rotasi tanaman untuk memulihkan kondisi tanah dan mencegah hama berkembang biak, penggunaan mulsa untuk mengendalikan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan