Mohon tunggu...
Rizki Azhari
Rizki Azhari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Psikologi Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Putri Pusvitasari, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Dampak Narkoba terhadap Emosional Remaja dan Pentingnya Peranan Orangtua

26 Juni 2022   23:20 Diperbarui: 26 Juni 2022   23:23 582
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth


Oleh
Rizki Azhari
Fakultas Ekonomi Dan Sosial, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Pada tahun 2009-2018 kasus narkoba di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Lonjakan yang terbesar terjadi pada tahun 2018 yaitu 1039 kasus dengan 1545 tersangka yang diantaranya kebanyakan adalah remaja dan pelajar. Narkotika jika disalahgunakan sangat membahayakan bagi kesehatan fisik dan mental manusia. 

Pada pemakaian dengan dosis berlebih atau yang dikenal dengan istilah over dosis (OD) bisa mengakibatkan kematian. Namun sayang sekali, walaupun sudah tahu zat tersebut sangat berbahaya, masih saja ada orang-orang yang menyalahgunakannya.(Adam, 2012). 

Penyalahgunaan narkotika (drugs abuse) adalah suatu pemakaian non medical atau ilegal barang haram yang dinamakan narkotika (narkotik dan obat-obat adiktif) yang dapat merusak kesehatan dan kehidupan yang produktif manusia pemakainya.

Adapun kasus yang terkait narkoba yaitu "14 Pelajar dan 5 Mahasiswa di Riau Ditangkap Saat Operasi Narkotika". Pada kasus tersebut terdapat barang sitaan yang berupa 40 kilogram sabu dan 50.000 butir pil ekstasi. Dari kasus tersebut terbukti banyak sekali kalangan remaja yang menggunakan narkoba.

Ada beberapa jenis-jenis narkoba yang sering digunakan di kalangan remaja yaitu ganja, sabu-sabu dan ekstasi. ganja adalah tumbuhan budidaya yang menghasilkan serat dan kandungan zat narkotika terdapat pada bijinya. 

Lalu sabu-sabu merupakan zat yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit yang parah, seperti gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau narkolepsi. Dan yang terakhir ekstasi adalah senyawa kimia yang sering digunakan sebagai obat yang dapat mengakibatkan penggunanya menjadi sangat aktif. Ekstasi dapat berbentuk tablet, pil, serta serbuk.

Lalu efek yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba yang telah disebutkan di atas yaitu, ganja dapat menyebababkan denyut nadi dan jantung lebih cepat, mulut dan tenggorokan terasa kering, sulit dalam mengingat, sulit diajak berkomunikasi, kadang- kadang terlihat agresif, mengalami gangguan tidur, sering merasa gelisah, berkeringat, nafsu makan bertambah, sering berfantasi dan euphoria. 

Selanjutnya efek dari penggunaan sabu-sabu yaitu jantung berdebar-debar, naiknya suhu tubuh, mengalami insomnia, timbul euphoria, nafsu makan menghilang, kekurangan kalsium dan mengalami depresi yang berkepanjangan. Yang terakhir efek dari penggunaan ekstasi adalah timbulnya euphoria, mengalami mual, dehidrasi, timbul percaya diri yang berlebih, sering merasa kebingungan, meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah, mengalami pusing, bahkan pingsan, terganggunya daya ingat dan jika dipakai dalam jangka panjang dapat merusak otak dan mengalami gangguan mental.

Dampak yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba di kalangan remaja yaitu menurunkan kemampuan belajar, sulit membedakan hal baik dan hal buruk, terjadi peubahan perilaku, gangguan Kesehatan, menurunnya produktivitas belajar dan merusak hubungan kekeluargaan. (Setyani & Swandi, 2019). 

Lalu dampak ketergantungan psikis dimana suatu keadaan dimana suatu obat menimbulkan perasaan puas dan nikmat sehingga mendorong seseorang untuk memakainya lagi secara terus menerus atau secara berkala sehingga diperoleh kesenangan/kepuasan terus menerus.(Setyani & Swandi, 2019)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun