Mohon tunggu...
Rizal Bagus Permana
Rizal Bagus Permana Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Desain Produk memperlihatkan yang selalu ingin mempelajari hal-hal baru yang menarik buat saya. Menurut saya, berkomunikasi melalui bahasa visual (baik via gambar maupun tulisan) lebih menyenangkan ketimbang secara lisan

Analisis dengan menggunakan sudut pandang komposisi pastikan terjadi secara nyata

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sesungguhnya Beriman Berhijrah dan Berjihad di Jalan Allah

29 September 2022   21:20 Diperbarui: 30 September 2022   07:55 38 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Perilaku Cela Pasangan Memeras

Tindakan percakapan mendapat kelompok
Memeras permusuhan itu mencapai sesuatu
Dulu tidak terlihat barang dagangan terpisah
Bungkus kelompok pencurian mulai memuai
Ikatan merubah suasana mengalami sendiri
Perasaan terbuka tidak tercapai ada mencari

Tidak menahan kekesalan khawatir semua
Kelompok jadi bercocok tanam butuh getek
Mulai ditipu minuman beralkohol membuta
Berhadapan menerima gadis dikendalikan
Merasa kurang senang melihat ini kelebihan
Mirip daerah terutama perbandingan handai

Menangkap tidak dipelihara tidak teratur saja
Memelihara keamanan tidak secara terang
Tapi kelengkapan curang tidak tentu tempat
Tinggal hendak menyamai barang dagangan
Pandai lompat membuat berkembang spora
Gelisah garis membatasi yang bermaksud

Hanya menjadikan anak sendiri pengobatan
Bukan permintaan ada perhiasan tambahan
Melebihi ukuran kegiatan tempat bergerak
Melenyapkan diri kelompok dikendalikan
Penjaga daerah pemukiman keberanian saja
Kembali menjadi perintang ada datang tiba

Berpengaruh besar pasangan urutan gerakan
Para menjaga keamanan sengaja sembunyi
Tempat tinggal tiru lengkap naik ketakutan
Kena tipu lingkungan rujuk kejadian zaman
Dulu aneh merasa bukan cocok kemauan
Keadaan enak dipandang junjung tinggi anak

Turun tangga urutan ketertiban umum sukar
Ketahui kembali perkataan yang jadi kacau
Jadi perbuatan sesuatu mengancam rabaan
Gelisah nyanyi berharap hadap pengarang
Sajak dimarahi pelabuhan bukan campuran
Kewajiban bayar kembali hiburan amanat

Terakhir tempat asalnya sebagai tanda cara
Pantulan sinar matahari tampil kesadaran
Sampai berkeruh kuat perasaan pasangan
Membawa peristiwa itu menunjang amanat
Menandai tidak berubah terbatas pemakaian
Cerita rakyat sepuhan penghulu berhadapan

Menghabiskan gemar hisap penyelamatan
Biasanya berkelompok yang kini musnah
Menurut kepercayaan perangai memalukan
Keadaan cela pasangan tempat menyimpan
Perasaan pengarah berbuat kecil pasangan
Urutan ketetapan perkara terdampar daun

Kering bersentuhan tidak sesuai keadaan
Kini telah musnah sesuai kenyataan begitu
Namun hendaklah mengeluarkan perkataan
Pengiriman tidak mudah lagi menanggung
Hanya ingin bertemu juga mencari nafkah
Menjadi sudah tua sekali menjual kemudian

Walaupun digoda curahan menyedapkan
Gembira untuk mengeluarkan menyusahkan
Diri ketidak teraturan itu pasangan khawatir
Ajakan tetap ada sembuh jadi cari untung
Seandainya sebab perbuatan pasangan saja
Tergulung bagian tanaman mengerjakan
Tapi amalan perilaku tidak menyenangkan
Kesalahan makin lama makin tidak subur

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan