Mohon tunggu...
riska dewianti
riska dewianti Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

Pemimpin Berkarakter

24 Oktober 2018   09:52 Diperbarui: 24 Oktober 2018   10:00 235
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Kepemimpinan adalah kegiatan/ kemampuan seseorang untuk  mempengaruhi atau memotivasi orang --orang lain agar mau berkerja sama dalam melakukan aktivitas-aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi yang akan dicapai. Cara agar mengetahui bagaimana kepemimpinan itu ialah  "melakukanya dalam dunia kerja" .

Berdasarkan pengertian tersebut, maka kepemimpinan berkaitan dengan :

     1. Keterlibatan orang lain atau sekelompok orang dalam kegaitan mencapai tujuan.

     2. Terdapat faktor tertentu yang ada pada pemimpin sehingga orang lain bersedia digerakkan atau dipengaruhi untuk mencapai tujuan.

     3. Adanya usaha bersama serta pengerahan berbagai sumber daya, baik tenaga, dana, waktu dan lain sebagainya.

Apabila mendefinisikan kepemimpinan "sebagai proses mengarahkan dan mempengaruhi aktivitas yang berkaitan dengan tugas dari para anggota kelompok , maka ditemukan 3 implikasi yaitu kepemimpinan:

a). Harus melibatkan orang lain (bawahan/pengikut)

b). Mencakup distribusi kekuasaan yang tidak sama  (antara pemimpin dan anggota),

  1. Kekuasaan imbalan (reward power) contoh manajer
  2. Kekuasaan paksaan (coersive power)
  3. Kekuasaan sah (ligitimate power) contoh pemimpin formal
  4. Kekuasaan referensi ( referent power)
  5. Kekuasaan ahli ( expert power).
  6. Situasi kepemimpinan digolongkan pada tiga dimensi:
  7. Hubungan pemimpin-pengikut
  8. Pemimpin akan mempunyai lebih banyak kekuasaan dan pengaruh, apabila ia dapat menjalin hubungan yang baik dengan anggota-anggotanya, artinya kalau ia disenangi, dihormati dan dipercaya.
  9. Struktur tugas
  10. Bahwa penugasan yang tersetruktur baik, jelas, eksplisit, terprogram, akan memungkinkan pemimpin lebih berpengaruh dari pada kalau penugasan itu kabur, tidak jelas dan tidak tersetruktur, dan
  11. Pemimpin akan mempunyai kekuasaan dan pengaruh lebih banyak apabila posisi atau kedudukannya memperkenalkan ia memberi ganjaran, hukuman, mengangkat dan memecat daripada kalau ia memiliki kedudukan seperti itu.

Tugas-tugas Utama Seorang Pemimpin

1. Bersikap Adil (Arbitrating)

Pemimpin diharuskan untuk mampu bersikap adil dalam memberikan keputusan dari berbagai macam persoalan yang ada. Bersikap adil berarti mampu menentukan segala keputusan dari dua permasalahan yang ada. bersikap adil tentunya mampu memberikan keputusan yang bijak untuk memecahkan suatu masalah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun