Mohon tunggu...
Rina piliang
Rina piliang Mohon Tunggu... Musisi - Pena adalah tempat ku berkarya membuat kata menjadi bertalenta mengubah puisi menjadi imajinasi

Kelak kamu akhirnya akan merindukan aku sebagai sesuatu yang tidak akan pernah bisa kamu temukan pada siapapun.” “Jangan berpikir aku tak mampu melupakanmu sebagai masa lalu ku. Aku sudah menutup pintu masa lalu ku, karena Tuhan selalu buka pintu masa depan bagiku.” “Suatu ketika kamu akan menyesali sendiri perbuatanmu beserta rasa sakit yang pernah telah kamu berikan kepadaku !”

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Penghianat

27 Mei 2019   07:52 Diperbarui: 27 Mei 2019   07:53 46
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hanya celoteh&nyayian tampa jawaban

Kau tak peduli,kau sembunyi dibalik diam tak punya nyali

Kau simpan ambisi hanya untk acuhkan asa ku ditengah himpitan duri menyayat hati


Lihatlah.pandanglah,bunga yg dulu tumbuh berseri kini telah layu kembali

Akar akar nadi terhenti daun gugur tersengat tajam belati lalu mati tampa penghuni

Inilah diri ku yg pernah kau cintai...!

Telaga yg ku simpan sekian lama akhirnya kau tumpahkan

Darah penantian telah ku korbankan akhirnya kau hempaskan


Ranting pohon lahan kering kerontang

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun