Mohon tunggu...
riap windhu
riap windhu Mohon Tunggu... Sales - Perempuan yang suka membaca dan menulis

Menulis untuk kebaikan

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kita Siap Vaksin, agar Duka Akibat Covid Tak Ada Lagi

30 Januari 2021   23:52 Diperbarui: 30 Januari 2021   23:55 291
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Orang divaksin (sumber foto:Konoad.com)

Apakah vaksinasi itu bagus? Terjaminkah dan aman? Kenapa Sinovac? Kenapa Cina? Ini yang muncul setiap kali terjadi obrolan seputar covid. 

Buat masyarakat awam seperti saya, berseliwerannya banyak pendapat, terutama di media sosial membuat bingung. 

Terlebih banyak kabar bohong yang berembus. Vaksin Covid datang, hoax pun mengiringi.

Salah satunya, Hoaks ratusan santri pingsan setelah divaksin COVID-19 (Youtube dan Facebook) pada vaksinasi covid tahap pertama di Indonesia. 

Entah apa yang menjadi layar belakang ataupun niat para penyebar hoax. Namun, saat ini memang harus waspada dengan kabar-kabar palsu mengenai covid. 

Untuk membuktikan vaksin aman dan efikasinya melampaui standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Presiden Joko Widodo, bersedia untuk divaksin pertama kali. 

Pengawasan pun dilakukan pada orang yang telah divaksin jika kemungkinan terjadi efek samping. 

Keluhan bisa disampaikan pada fasilitas pelayanan kesehatan di tempat seseorang divaksin. 

Harapan Kita Siap Vaksin

Pandemi Covid-19 sebentar lagi satu tahun. Lelah dan bosan menhinggapi. Virus ini tak ubahnya seperti hantu (jika boleh disebut begitu). 

Tidak tahu besok siapa yang tertular. Entah siapa yang akan menularkan. Harapan untuk bisa terlindungi dari kasus covid hadir. 

Upaya pencegahan Covid-19 yakni Menjaga jarak, Memakai masker, dan Mencuci tangan (3M) menjadi cara terampuh. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun