Mohon tunggu...
riap windhu
riap windhu Mohon Tunggu... Sales - Perempuan yang suka membaca dan menulis

Menulis untuk kebaikan

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kita Siap Vaksin, agar Duka Akibat Covid Tak Ada Lagi

30 Januari 2021   23:52 Diperbarui: 30 Januari 2021   23:55 291
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Orang divaksin (sumber foto:Konoad.com)

Jumlah yang terkena virus ini semakin lama semakin banyak. Selain itu, juga semakin dekat. 

Akhir tahun, tetangga beda tiga rumah menjalani isolasi di lokasi yang sudah diselesaikan pemerintah. 

Semakin sering mendengar ada yang terkena virus covid bertambah. Demikian juga dengan jumlah saudara yang harus dimakamkan dengan protokol covid. 

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PBB) diperpanjang berkali-kali, sejak kasus pertama muncul Maret 2020.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah Pulau Jawa dan Bali hingga 8 Februari 2021, menunjukkan covid masih harus diwaspadai. 

Data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) seperti dikutip dari Kompas.com, hingga Sabtu 30 Januari 2021  pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan pasien sembuh 10.242 orang dalam 24 jam terakhir.

Meski demikian, ada penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 14.518 orang. Total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 1.066.313 orang. 

Hingga kini sudah ada 29.728 orang yang meninggal akibat Covid-19.  Sebanyak 510 bupaten/kota terpapar Covid-19 di 34 provinsi.

Ya, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mencapai sejuta kasus covid. 

Melihat angka-angka yang kemungkinan masih akan bertumbah ini, apakah hanya akan diam saja? 

Vaksin (gambar:shuttersrock via kompas. Com)
Vaksin (gambar:shuttersrock via kompas. Com)

Vaksinasi Covid

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun