Mohon tunggu...
Indrian Safka Fauzi (Aa Rian)
Indrian Safka Fauzi (Aa Rian) Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Pemuda asal Cimahi, Jawa Barat kelahiran 1 Mei 1994 yang dikelilingi Orang-Orang Hebat dan Luar Biasa. Sang pemerhati abadi. Penuh perjuangan dan kebahagiaan tiada batas. Sang Pemimpin di Masa Mendatang.

🌏 Akun Kedua yang Concern Humaniora (Sembari Menggali Hikmah dalam Al-Qur'an/Ajaran Islam) juga Sesekali Fiksiana, Lyfe, OIahraga dan Vox Pop 🌏 Berbagi Tulisan sarat Manfaat 🌏 Senang disapa Aa Rian oleh Keluarga Besar, Para Guru, Sahabat dan Kerabat 🌏 Visioner 🌏 Kritikus juga Solutif 🌏 Gamers 🌏 Sedang dalam kondisi Uzlah dan Tirakat 🌏 Pengetahuanku untuk Dirimu 🌏 Kekuatan Kata Dapat Merubah Dunia, Namun Kekuatan Terbesarmu adalah Merubah Karaktermu menjadi Luar Biasa 🌏 Seorang pemuda single belum pernah berpacaran yang mendambakan kehadiran Gadis Muslimah Salihah berhijab cantik dan mulia luar dalam 🌏 Bertekad Penuh dalam Menulis Sepenuh Hati Jiwa Raga untuk Kemajuan Peradaban 🌏 Link Akun Pertama: https://www.kompasiana.com/integrityrian 🌏 Surel: indsafka@gmail.com 🌏

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Kritik adalah Wujud Peduli

24 November 2022   05:30 Diperbarui: 24 November 2022   05:34 181
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hai Sahabat Pembaca budiman!

Tahukah kamu?

Bahwa Kritik itu wujud peduli?

Banyak orang-orang besar yang memiliki kekuasaan/authority begitu legowonya bahkan berterima kasih kepada para pengkritiknya.

Karena orang-orang besar tersebut menilai bahwa Kritik adalah wujud peduli, dengan begitu terbukanya beliau semua menerima kritikan.

Apalagi jika pengkritiknya begitu gentlemen memperlihatkan identitas sejatinya saat mengkritik.

Pasti pahala luar biasa mengalir pada seorang yang penuh keberanian tersebut.

Namun ada pula pengkritik yang menyamarkan bahkan merahasiakan identitasnya.

Ini karena bisa jadi seorang yang dikritik adalah seorang yang berkuasa dan berkekuatan, khawatir jika ia memperlihatkan identitas sejati saat mengkritik seorang tersebut, ia malah bisa menjadi bulan-bulanan para penggemar dan pencinta seorang yang dikritik.

Jadi.

Masih zaman menghina, mencerca bahkan merendahkan para pengkritik diri kita?

Itu bukanlah ciri orang besar sahabat!

Karena kritik mewakili keresahan yang visioner.

Apalagi jika kritik membangun karakter dan mentalitas yang dikritik.

Bahkan jika kritik tersebut ternyata menyelamatkan orang banyak yang dinaungi orang yang dikritik.Β 

Salam Mantap!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun