Mohon tunggu...
Reynal Prasetya
Reynal Prasetya Mohon Tunggu... Belajar, Berkarir, Berkarya

Laki-laki sederhana yang gemar bertanya-tanya tentang segala hal di Semesta. Menyukai tantangan dan hobi melarikan diri dari rutinitas yang membosankan. Lebih senang menjadi tuan atas diri sendiri. Visioner, intuitif, pemimpi yang ulung dan kadang bisa menjadi kreatif di waktu-waktu tertentu...

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Artikel Utama

Dalam Hal Bersosial, Jadilah Seperti Bunglon

23 Juni 2020   20:41 Diperbarui: 26 Juni 2020   14:16 479 57 10 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dalam Hal Bersosial, Jadilah Seperti Bunglon
Ilustrasi Bersosial (Sumber : Getty Images/iStockphoto/fizkes via kompas.com)

Harusnya kemarin-kemarin saya menulis artikel ini, namun karena satu dan lain hal, terpaksa penulisan harus tertunda dan momentum nya harus terlewat.

Tapi tidak masalah, gagasan nya masih tersimpan di kepala, hanya tinggal menuangkan nya saja. 

Tapi kali ini kita sedikit santai saja ya, tidak perlu serius. Lagi pula ini hanya sekedar curhatan ringan kok, bukan sebuah tesis ataupun hipotesa yang perlu di ingat dan di hafalkan. Hehehe

Jadi saya menganggap kamu adalah teman dekat saya, supaya terasa lebih dekat dan conect gitu. Supaya saya bisa bebas curhat apapun sama kamu ya. Kita mulai ya sob....

Oke, ceritanya saya itu orang yang senang bersosial. Meski secara teori saya merupakan seorang introvert, namun entah kenapa ketika terlalu lama menyendiri, rasanya juga tidak enak sekali.

Ada moment-moment dimana saya juga ingin kumpul-kumpul, chit-chat haha hihi bersama teman-teman. Ada moment-moment dimana saya juga ingin ngobrol, menyuarakan pendapat, menuangkan isi pemikiran, berdiskusi dan berinteraksi dengan orang lain.

Meski menghabiskan waktu sendirian berdiam diri di kamar mendendangkan musik dan membaca buku itu cukup menyenangkan, namun tetap saja saya merasa bosan jika kegiatan itu berulang-ulang terus begitu saja. 

Saya merasa berinteraksi, chit-chat, bersenda gurau haha hihi bersama teman meski hanya lima menit cukup menyehatkan secara psikologis. Ketimbang harus terus menerus mengurung diri sendirian di dalam kamar sambil rebahan.

Yeah, i'm introvert, but i can connect with many people. Tapi saya juga orang yang senang mengobrol kok, terlebih apabila topik obrolannya terasa menyenangkan. Saya bisa betah berjam-jam meladeni lawan bicara yang mampu menyodorkan topik-topik menarik untuk dibahas.

Tapi sekalipun obrolannya terkesan receh, enggak masalah juga kok kalau itu bisa buat kita tertawa happy dan itu sehat.

Ya meski kadang obrolan yang receh-receh itu tidak berpengaruh terhadap perkembangan pemikiran dan kurang memberdayakan untuk diri kita, adakalanya kita perlu menikmati nya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x