Mohon tunggu...
Rachmat PY
Rachmat PY Mohon Tunggu... Penulis - Traveler l Madyanger l Fiksianer - #TravelerMadyanger

BEST IN FICTION 2014 Kompasiana Akun Lain: https://kompasiana.com/rahab [FIKSI] https://kompasiana.com/bozzmadyang [KULINER] -l Email: rpudiyanto2@gmail.com l IG @rachmatpy @rahabganendra

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Jadikan Instalasi Listrik Rumah Anda Aman dari Kebakaran dan Bahaya Kesetrum

3 Desember 2017   21:59 Diperbarui: 3 Desember 2017   23:02 3055
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Nangkring Kompasiana-Schneider Electric pada Sabtu, 25 November 2017 di Crematology Coffee Roasters, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto Rahab Ganendra)

Menurut Rino ada 2 kasus kenapa bisa njetrek ke kiri?

Pertama. Karena beban berlebih. Kalau cek MCB ada tulisan besar, misalnya C 6, jadi 6 ampere. Dikali tegangan 6 A x 220 V=1320. Dayanya 1300 VA. Artinya rumah punya tegangan 1300 VA. Jika menghidupkan peralatan melebihi, misalnya jadi 1500 VA maka beban berlebih, kabel memanas, MCB akan cekrek ke kiri untuk melindungi agar tak terjadi terbakar.

Kedua. Konslet. Di dalam kabel listrik ada netral dan yang bertegangan. Jika terkelupas lalu nyambung akan terjadi arus pendek/ hubungan singkat/ konslet.

Bagaimana kalau kesetrum? Apa yang terjadi saat kita kesetrum?

Arus listrik yang mengalir normal, melalui kabel listrik. Jika terkelupas, pegang colokan listrik (1 kabel bertegangan), ada arus listrik yang mengalir ke tubuh manusia ke ground, ini disebut arus bocor (Earth Leakage)   alias kesetrum. Untuk memproteksinya digunakan ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker.

Efek arus listrik yang terjadi pada tubuh manusia tergantung dari arusnya. Jika 0,5 mA akan terasa kesemutan/ small shoke. 10 mA itu menimbulkan shock/ terkejut. 30 mA menimbulkan gangguan pernafasan. Lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berhenti. Pemerintah Indonesia merekomendasikan keamanan di rumah 30 mA. Sementara di Jepang 10 mA.

"Makanya biasanya saat memperbaiki listrik harus pakai sepatu safety," kata Rino.

ELCB bisa dipasang di area kelembaban, seperti kamar mandi, kolam renang dan lain-lain. Untuk rumah  dipasang di rumah 30mA sedangkan 300mA dipasang di gudang atau mesin agar tak terjadi kebakaran.

Kesimpulannya MCB melindungi dari beban berlebih dan konslet. Sedangkan ELCB melindungi arus bocor.

Frankco Nasarino, Product Marketing Schneider Electric jelaskan tentang MCB, ELCB dan RCBO. (Foto Rahab Ganendra)
Frankco Nasarino, Product Marketing Schneider Electric jelaskan tentang MCB, ELCB dan RCBO. (Foto Rahab Ganendra)
RCBO Keamanan 3 in 1

Nah diatas jelas bahwa ancaman listrik itu meliputi bahaya beban arus listrik yang berlebih, konslet dan setrum. Ketiga ancaman itu bisa diatasi dengan MCB dan ELCB. Namun ada yang lebih praktis dan aman lagi yakni dengan pemasangan RCBO Domae Slim.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun