Mohon tunggu...
Puhid Akhdiyat Septana
Puhid Akhdiyat Septana Mohon Tunggu... ⏩⏩

" Kau adalah huruf-huruf mati yang aku beri paru-paru dan aku hanyalah tinta biasa yang kau beri rupa-rupa."

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ketika Terbenam

26 April 2021   21:46 Diperbarui: 26 April 2021   22:20 59 14 3 Mohon Tunggu...

Ketika terbenam
Sederhananya
Senja pamit, tetapi entah hendak kemana
Dan segala yang sempat indah harus dipaksa terbenam di kedua mata

Ketika terbenam
Pertanda gelap benar-benar datang
Dan kebersamaan yang pernah meriah harus dipisah pulang
Tetapi rembulan ada selalu sinari semua penghuni malam dengan kata-kata penenang
"Tenang saja, semua akan kembali terang."

Bintaro, 26/04/21.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x