Mohon tunggu...
Tempat Pengungsian Puisi
Tempat Pengungsian Puisi Mohon Tunggu... Buruh - ⛺

404 (not found), 410 (gone), or 301 (permanent redirect)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Di Dapur Ini Tempat Aku Memasak Kata-kata

24 Maret 2021   03:09 Diperbarui: 24 Maret 2021   03:18 195 49 7 Mohon Tunggu...

di dapur ini tempat aku menanak kecewa
dari segenggam beras murah yang terlalu tinggi harga angan-angannya
hingga dalam takaran air mata yang merendam basah upaya, aku dibilang
belum dewasa katanya
sebelum aku mempunyai pola pikir yang benar-benar matang; agar nasi tak gampang menjadi bubur nantinya

di dapur ini tempat aku mengukus damba
doa-doa baik lah yang sebagai air mendidih nya
hanya untuk menguapi nama-nama yang tersekat dalam jeda-jeda yang memang harus tertutup sementara; agar perjumpaan selanjutnya lebih bermakna

di dapur ini tempat aku memanggang lupa
dalam bara kabar yang tak lagi menyala-nyala
entah itu menyapa yang Esa
atau sekadar menanyakan tentang sedang apa orang-orang terkasih di sana
sepertinya lupa sudah menghanguskan beberapa ungkapan terima kasih; karena selalu ingat dan tak pernah ke mana-mana

di dapur ini tempat aku menumis senja
aku memasaknya hanya dengan kata-kata yang tanpa membumbui perasaan apa-apa
selain merasa berdosa
karena hingga bulan purnama keburu tiba
seluruh kesukaanmu belum jua aku hidangkan secara sempurna; di meja makan mu yang telah terlanjur kehilangan selera makannya

Bintaro, 24/03/21.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x