Mohon tunggu...
Prida Isti Zulriani
Prida Isti Zulriani Mohon Tunggu... Mahasiswa - UIN SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO

suka masak

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Body Shaming: Ketika Begini Salah, Begitu Juga Salah

14 September 2022   19:32 Diperbarui: 14 September 2022   22:02 402
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

2. Depresi ringan hingga berat.

3. Diet berlebihan hingga menyebabkan gangguan makan.

4. Hingga bunuh diri. 

Fakta mengejutkan lainnya, bahwa 32% korban body shaming melakukan hal yang sama kepada orang lain. 

Darimana asal mula anggapan bahwa yang hitam dan gemuk itu jelek? 

Dikutip dari buku Fat Shame : Stigma and The Fat Body in American Culture dikatakan bahwa tubuh gemuk awalnya menuai banyak pujian karena merupakan wujud dari kemakmuran dan kesejahteraan. Sedangkan mereka yang kurus adalah rendahan, pemalas, dan tidak teratur. 

Nah namun sekarang persepsi masyarakat telah berubah, mereka yang gemuk justru dinilai pemalas, menjijikan. Dan, mereka yang kurus dinilai pandai memilih makan dan menjaga tubuh mereka. 

Lalu, Bagaimana Body Shaming di Indonesia?

Body Shaming mulai populer sejak semakin maraknya penggunaan media sosial. Body shaming menjelma menjadi komentar jahat di media sosial yang di asosiasikan dengan berbagai lelucon. Body shaming itu kejahatan yang tidak secara langsung bisa membunuh si korban tetapi efeknya membunuh mind korban secara perlahan, apalagi body shaming dilakukan oleh orang-orang yang tidak kita kenal.

Body shaming selalu dianggap "cuma bercanda", semuanya kelihatan normal, tapi mereka tidak pernah memikirkan perasaan orang yang dia insult. Dan parahnya, kadang kita ngelakuin hal ini tanpa kita sadari.  

Ada 3 bentuk body shaming menurut kak Arum :

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun