Mohon tunggu...
POLTAK EFRISKO BUTARBUTAR
POLTAK EFRISKO BUTARBUTAR Mohon Tunggu... Konsultan - Profesional Development - Sokrates - Binus Creates

Hanya ingin berbagai untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia, khususnya dalam penerapan teknologi dalam proses pembelajaran.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Belajar Mandiri

8 Juli 2021   13:14 Diperbarui: 8 Juli 2021   13:20 139 6 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Belajar Mandiri
Dokumen Pribadi

Dalam pelaksanaan proses pembelajaran di masa pandemic Covid 19 ini harus diakui sangat banyak kendala yang dihadapi dan tingkat efektivitasnya juga masih rendah, dari beberapa lembaga survey yang melaksanakan survey akan efektivitas dari PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) masih jauh dari harapan padahal keefektifan metode-metode seperti ini sangat diperlukan guna mengatasi terjadinya learning loss yang lebih tinggi.  Kondisi ini memang baru pertama kali dan tentunya disebabkan oleh beberapa factor yang menyebabkan hal tersebut terjadi mulai dari factor infrastruktur hingga sumber daya manusia.

Blended Learning dan Hybrid Learning akan menjadi pilihan Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di Tahun Ajaran Baru karena melihat kondisi dan situasi dari pandemic saat ini kemungkinan besar tidak semua sekolah akan melakukan tatap muka secara terbatas sesuai dengan kondisi new normal saat ini khususnya di daerah Jawa-Bali. 

Apapun nanti yang digunakan oleh Pendidik tentunya salah satu elemen utama dari Blended Learning maupun Hybrid learning adalah Self Paced Learning (Belajar Mandiri) artinya salah satu kunci keberhasilan dari Blended dan Hybrid Learning adalah tingkat kemampuan dari peserta didik untuk dapat belajar secara mandiri sedangkan pendidikan kita selama ini belum sepenuhnya mengarah kesana. 

Jangankan tingkat sekolah, di tingkat Perguruan Tinggi sekalipun belajar secara mandiri itu belum sepenuhnya dapat dilakukan. 

Hal tersebut dikarenakan semasa sekolah kita terlalu tergantung pada Guru atau pendidik kita karena masih diliputi oleh pola pikir bahwa belajar merupakan sebuah kewajiban sebagai sebagai pelajar bukan merupakan sebagai kebutuhan dasar untuk dapat menjadi manusia yang lebih baik di hari ini dan di masa yang datang.

Tahun Ajaran sebelumnya para Pendidik di seluruh Indonesia sudah merasakan pelaksanaan Blended Learning dan Tahun ini sebagian akan melakukan Hybrid Learning tetapi satu hal utama yang perlu dilakukan dalam melaksanakan proses pembelajaran adalah bagaimana menekankan akan pentingya belajar mandiri untuk peserta didik kita. Adapun langkah yang dapat penulis sampaikan adalah sebagai berikut :

  • Motivasi Peserta Didik. Berikan motivasi kepada peserta didik dan tekankan kepada mereka bahwa saat ini cara belajar mereka sudah berbeda tanpa mengurangi kebermaknaan dari proses pembelajaran itu sendiri. Mereka saat ini hidup di zaman yang berbeda, tentunya cara belajar juga harus berbeda sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu tekankan kepada mereka bahwa belajar bukan lagi sebagai kewajiban tetapi kebutuhan mereka untuk dapat bertahan di masa depan mereka karena di masa depan hanya orang yang mau berubah yang memiliki nilai di masyarakat.
  • Sampaikan Cara Belajar. Tunjukkan kepada peserta didik bagaimana cara mereka dalam Belajar (learn how to learn) karena metode belajar ini merupakan hal baru untuk mereka dan tentunya harus kita sampaikan kepada mereka bagaimana seharusnya mereka untuk dapat belajar, terlebih proses pembelajaran akan terintegrasi dengan teknologi seperti penggunaan Learning Management System (LMS) dalam mendukung proses pembelajaran.
  • Gunakan Flip Classroom. Ada beberapa metode dalam melaksanakan proses pembelajaran salah satunya adalah dengan menggunakan flip classroom. Dengan metode ini, peserta didik akan belajar terlebih dahulu tentang materi yang akan di pelajari sebelum mereka masuk ke dalam kelas, baik online maupun kelas offline sehingga pada saat mereka masuk ke dalam kelas, Guru tidak perlu banyak waktu lagi untuk menerangkan tetapi akan lebih banyak pada praktek ataupun berdiskusi mengenai bagian materi yang belum mereka pahami atau sulit untuk mereka pahami. Dengan metode ini tentunya akan lebih efektif, khususnya dalam melaksanakan proses pembelajaran secara online.
  • Jadilah Produsen Ilmu. Di zaman era teknologi canggih saat ini dimana informasi sudah sangat mudah untuk diakses, peserta didik tidak lagi hanya sebagai konsumen ilmu tetapi mereka juga perlu didorong untuk menjadi produsen ilmu. Mereka didorong untuk mampu mencari hal-hal baru dari materi yang telah mereka pelajari sehingga kedepannya peserta didik kita tidak hanya sebagai konsumen tetapi juga sebagai produsen atau pencipta.
  • Berikan kepercayaan. Generasi yang kita didik saat ini merupakan Generation Z atau sebagian lagi merupakan Generasi alfa yang lahir di zaman teknologi yang canggih dan perubahan yang cepat. Untuk itu perlu diberikan kepercayaan kepada mereka untuk dapat mengembangkan diri mereka sendiri sesuai dengan potensi yang mereka miliki dan kita sebagai pendidik memfasilitasi mereka dalam mengembangkan diri mereka atau bisa dikatakan kita melatih mereka dalam mengembangkan diri mereka sesuai dengan zaman mereka.

Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mendorong mereka dalam melakukan Belajar secara Mandiri. 

Hal ini perlu kita tekankan karena bagaimanapun pendidikan di masa depan akan lebih mengarah kepada personal dimana Peserta didik akan belajar sesuai dengan potensi dan kebutuhan dari peserta didik itu sendiri serta dengan gaya belajarnya sendiri sehingga kalau tidak kita mulai dari sekarang maka mereka akan mengalami kesulitan di masa depan mereka yang pada akhirnya kita akan mengalami learning loss yang lebih tinggi.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x