Mohon tunggu...
PETRUS PIT SUPARDI
PETRUS PIT SUPARDI Mohon Tunggu... Penulis - Menulis untuk Perubahan

Saya lahir di Ohe, Maumere dan besar di Merauke, Papua. Menyelesaikan pendidikan SD-SMA di Merauke. Kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Datang

21 April 2023   06:12 Diperbarui: 21 April 2023   06:23 44
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Datang

datang,
bermula di terminal ini
hasrat bergelora
menggebu laksana pendaki merindukan puncak gunung
dekapan intim berembus hasrat
berjumpa di rahim yang tersembunyi
dan jadilah hidup di sana
di rahim

datang,
tinggalkan rahim yang nyaman setelah sembilan bulan sepuluh hari
melintasi jalan sempit berlumur air dan darah
suara tangis memecah kebisuan subuh
dingin, haus dan lapar
tak nyaman meskipun dalam dekapan mama

datang,
disambut dengan sukacita
lalu sendiri,
sendiri melintasi dunia fana dengan luka, darah dan air mata

[Abepura, 18 April 2023; 11.00 WIT]

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun