Mohon tunggu...
Parlin Pakpahan
Parlin Pakpahan Mohon Tunggu... Lainnya - Saya seorang pensiunan pemerintah yang masih aktif membaca dan menulis.

Keluarga saya tidak besar. Saya dan isteri dengan 4 orang anak yi 3 perempuan dan 1 lelaki. Kami terpencar di 2 kota yi Malang, Jawa timur dan Jakarta.

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Artikel Utama

NATO Tak Kunjung Berani Mengiyakan No Fly Zone-nya Zelenskyy di Ukraina

7 Maret 2022   19:55 Diperbarui: 8 Maret 2022   18:31 1657
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
No Fly Zone Over Ucraine. Foto: USA TODAY NETWORK

Rusia tak banyak menggunakan pesawat tempur kecuali sejumlah helikopter tempur. Ia fokus pada serangan darat dengan armada tank. Selama pekan pertama ini boleh dibilang Rusia dengan missile presisi berhasil meratakan semua fasilitas militer Ukraina. 

Serangan missile datang dari arah Laut Hitam, dari Belarusia dan dari tank-tank pembawa missile. Semua dikordinasikan dengan komando tempur di Rusia dari hasil pengolahan satelit militer dan agen-agen yang diterjunkan ke segenap titik penting di Ukraina.

Memasuki pekan kedua ini konvoi Rusia sudah di gerbang Kyiv. Mereka seakan tersendat. Tapi mari berpikir kritis mengapa konvoi panjang itu aman-aman saja? Ya, karena perlindungan udara dan darat dari tank-tank pembawa missile berkinerja tinggi, tak heran konvoi sepanjang kl 30 Km itu aman-aman saja. 

Pesawat Nato mana ada yang berani masuk wilayah udara Ukraina karena faktor penggentar Rusia seperti baterai miswsile S-400 dan faktor nuklir.

Konvoi panjang ini adalah salah satu taktik Rusia yang jitu, dimana ada waktu untuk berunding yang ketiga kalinya dengan Ukraina dan ada cukup waktu untuk mengistirahatkan pasukannya. 

Tapi ini tak juga membuahkan hasil, bahkan ada salah satu utusan penting Ukraina yang terbunuh oleh militer Ukraina sendiri karena dinyatakan sebagai agen ganda Russa-Ukraina. 

Setelah round 3 itu gagal, Putin mengancam Zelenskyy dkk tentang status "statehood" Ukraina. Itu artinya pemerintah Ukraina harus segera menghentikan aktivitas militernya dan aksi perlawanan warga yang dikoreografinya sendiri. 

Kalau masih terus "ngeyel" atau ngotot berandai-andai, maka dari negara berdaulat bisa saja setiap saat Ukraina menjadi bagian yang utuh dari Rusia. 

Ini juga berarti akan segera dilakukan regrouping pasukan Rusia dan mengkoordinasikannya untuk segera meraih Kyiv selaku simbol kekuasaan dan kenegaraan Ukraina. Sadarlah konvoi panjang Rusia sudah di gerbang Kyiv.

Ketegangan terakhir dengan terbunuhnya utusan damai Ukraina juga sebuah pertanda kuat bahwa pekan kedua ini adalah saat Attrition War akan diakhiri Putin. Ntah kapanpun itu dalam pekan kedua ini tatanan baru sudah harus terbentuk di Kyiv. 

Nato dapat membaca indikasi ini dan sepertinya tengah bergegas di Polandia membentuk pasukan khusus untuk terbang menyelamatkan Zelenskyy dan keluarga ke wilayah Nato. Pasukan khusus yang akan menjalankan missi sangat berbahaya ini konon gabungan dari special forces AS dan Inggeris.

Sanksi Ekonomi dan Nato yang Berandai-andai

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun