Ishak Pardosi
Ishak Pardosi profesional

Spesialis nulis biografi, rilis pers, buku, dan media monitoring (Mobile: 0813 8637 6699)

Selanjutnya

Tutup

Kandidat

Rekor Sejarah Tercipta, Asmadi-Andi Menang Telak di Habornas

12 Februari 2019   15:37 Diperbarui: 12 Februari 2019   15:56 53 0 0
Rekor Sejarah Tercipta, Asmadi-Andi Menang Telak di Habornas
Foto: Facebook/Asmadi Lubis

Berselang sehari setelah Pemilu 17 April 2019, tersiar kabar gembira untuk masyarakat Habinsaran, Borbor, Nassau (Habornas), Kabupaten Tobasa, Sumut. Menggembirakan, ketika dua putera terbaiknya mencatatkan rekor sejarah. Sebuah rekor yang pertama kalinya dalam sejarah Habornas. Judul berita gembira itu: "Rekor Sejarah Tercipta, Asmadi-Andi Menang Telak di Habornas".

Asmadi Lubis yang maju sebagai caleg DPR dari PKB dengan nomor urut 4 memborong suara sebanyak 15 ribu. Itu baru dari dapil Habornas dengan total pemilih sebanyak 18 ribu. Dari dapil Sumut II lainnya, pundi-pundi suara Asmadi juga tak kalah banyak. Adapun total suara yang dikumpulkan Asmadi adalah sebanyak 70 ribu, atau 1 kursi di Senayan.

Sementara Andi yang maju sebagai caleg DPRD dari PKB dengan nomor urut 4 juga mengamankan satu kursi di DPRD Tobasa, dengan perolehan 3 ribu suara. Duet putera Habornas yang sukses meyakinkan hati pemilih.

Foto: Facebook/Andi Pardosi
Foto: Facebook/Andi Pardosi
Seperti itulah nanti, sejauh menurut pengamatan juga harapan saya, yang bakal terjadi. Asmadi Lubis dan Andi Goeslow Pardosi mencatatkan rekor sejarah baru. Asmadi Lubis menjadi putera Habornas yang pertama kalinya duduk sebagai anggota DPR RI, sementara Andi Pardosi juga mengukir sejarah pertama kalinya bagi marga Pardosi yang terpilih secara langsung tanpa proses PAW (pergantian antar waktu) sebagai wakil rakyat di DPRD Tobasa.

Cita-cita putera Habornas tampil di panggung nasional pun akhirnya terbuka lebar. Dengan modal pengalaman sebagai politisi di DPRD Tobasa dan latar belakang hukum sebagai advokat, Asmadi dipastikan tak lagi canggung menjajal sengitnya persaingan politik di Senayan.

Kapasitas seorang Asmadi menjadi sangat penting saat ia harus memperjuangkan nasib rakyat di dapilnya nanti, terutama untuk Habornas. Contoh paling dekat, Asmadi sudah pasti berjuang keras agar pembangunan infrastruktur seperti jalan ke seluruh Habornas menjadi prioritas pemerintah. Saya meyakini Asmadi akan tampil garang saat di parlemen nanti. Asmadi bukan anggota dewan "kaleng-kaleng". Saya jamin.

Andi yang duduk di DPRD Tobasa juga dipastikan menghadirkan warna baru. Ia masih muda, enerjik, berwawasan luas, dan paling sakral, ia membawa nama baik Pardosi di pundaknya. Saya optimistis Andi bukan tipe yang mudah dibujuk rayu oleh kekuasaan hingga luput dengan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat Habornas. Andi tidak akan mungkin mengkhianati Pardosi, leluhurnya yang telah merintis Parsoburan untuk pertama kalinya.

Itulah harapan saya sebagai putera Habornas. Dalam kesempatan ini, saya juga menyerukan agar seluruh masyarakat Habornas untuk menentukan pilihan kepada Asmadi dan Andi. Mari kita ciptakan sejarah untuk pertama kalinya.

Horas...Horas...Horas...