Puisi

Tempat Singgah

15 September 2018   04:27 Diperbarui: 15 September 2018   04:30 130 7 2

Pengembaraan di mulai dari rahim

Dengan bekal kalimat ruh dari sang ayah

Diasuh waktu yang berdetak mengitari bumi

Sesekali benderang

Sesekali redup

Sesekali di penuhi liku

Dan jalan lempang

Merengkuhi semua perjalanan

Mengantongi takdir yang mesti di capai

Guliran usia semenjak purnama keempat

Menggelinding bagai bola sentuhi

Peradban yang digurat garis tangan

Melangit

Membumi

Tetap saja jawaban akhirnya adalah pulang

Akan tiba harinya perjumpaan

Keyakinan bagi orang yang nadinya

Berdenyut 

Setiap denyutanya mengisyarakan

Keabadian akan datang

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2