Mohon tunggu...
Kesia Elisabeth
Kesia Elisabeth Mohon Tunggu... Seorang anak perempuan yang mati-matian dibahagiakan oleh ayahnya

Penulis stok lama dengan semangat baru. Halaman sendiri. Pecinta masak, musik, bunga dan bolu. Fans Didi Kempot. Suka berbagi hal lucu asal bukan berbagi hati. Pemerhati sosial dan kamu.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Korupsi

8 September 2019   05:34 Diperbarui: 8 September 2019   06:42 23 1 0 Mohon Tunggu...

Dalam diam Aku terus merenung

Lebih tepatnya mengingat

Sedari semalam

Yang ada hanya senyummu

Senyum yang dulu menguatkan ku (mungkin sampai sampai sekarang)

Sayang... Senyummu langsung hilang begitu kuingat dirinya,

Dirinya yang katamu hanya teman biasa.

Sudah sudah... Aku harus hentikan renungan ini. Masih jam kerja.

Masakkan aku harus korupsi jam kerjaku sendiri, hanya karna mu.

Lelaki ku yang mungkin sudah tidak menganggap aku perempuanmu lagi.




VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x