Mohon tunggu...
Okta Chandra RK
Okta Chandra RK Mohon Tunggu... Guru - Pengisi Materi di Belajar Bareng Okta Channel

Suka matematika, sekaligus mengajar matematika. Saya juga mengelola blog mathclinic.my.id dan juga channel youtube belajar bareng okta yang berisi seputar matematika. Saya juga sedang mengembangkan blog ladangilmu.my.id

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Renungan tentang Malam

23 September 2022   20:16 Diperbarui: 23 September 2022   20:17 71 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi : Okta Chandra RK

Aku selalu menyukai malam dengan kegelapannya
Malam dengan segala kehingannya
Ketenangan yang dihadirkan menenangkan jiwa
Bulan yang berpendar memancarkan rasa
Rasa takjub akan ciptaanNya

Aku selalu merindukan malam yang tenang
Malam yang menyelimuti segala resah yang membayang
Menghadirkan kesejukan di hati yang tak riang sedari siang
Menghadirkan pelukan yang melegakan datang

Aku selalu terpesona dengan bulan yang memendar
Menerangi kegelapan dalam diam yang memancar
Sinarnya begitu tenang menerangi malam yang mekar
Menularkan rasa ikhlas atas segala ikhtiar

Tanpa sadar bintang-bintang dikejauhan pun memudar, jatuh dan tenggelam
Deru laju kendaraan pun terbenam
Menggantikan kepenatan yang kelam
Mengalirkan udara sejuk nuansa alam

Aku tak tau apa yang ingin aku lakukan
Aku hanya terduduk merenungkan
Setiap hal buruk yang telah aku lakukan
Memikirkan masa depan yang akan dijalankan

Hanya bisa tertunduk dan menatap ke bawah
Membayangkan setiap resah
Menyeruput secangkir kopi penghilang gelisah
Melegakan hati yang gundah

Baca juga: Sendiri Itu Pasti

Mengeluh dan mengaduh sambil bersimpuh
Meluapkan segala peluh pada yang Maha Teduh
Bercerita setiap kejadian yang gaduh
Berharap keajaiban datang merengkuh

Aku selalu merindukan setiap desir angin malam
Angin yang memberikan kesejukan menghilangkan ruam
Luka yang tak berbekas membuat hati lebam
Pikiran diri menyayat kelam


Renungan Tentang Malam
Okta Chandra RK
Mojokerto, 23 September 2022

Baca juga: Awan Diri

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan