Mohon tunggu...
Nus Feka
Nus Feka Mohon Tunggu... Freelancer - Freelancer

Suka membaca dan menulis

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Gara-gara Harga BBM

7 September 2022   07:56 Diperbarui: 7 September 2022   13:27 143 14 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

(Suatu pagi, terlihat beberapa orang hiruk-pikuk berjalan di depan SPBU menanti antrian Bahan Bakar).

Petugas : "Di isi full ya, mbak." Kata petugas SPBU kepada salah satu pengendara yang hendak mengisi bahan bakar jenis Pertalite.

Pengendara: "Terima kasih, mas." Sahutnya dengan sopan.

(Setelah selesai, kemudian pelanggan tersebut membayar dan pergi, diikuti antrian yang memanjang dibelakangnya).

Beberapa hari kemudian, muncul berita di layar televisi dan diberbagai media sosial, soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Harga BBM sebelumnya mengalami kenaikan cukup tinggi, yang menimbulkan banyak pro dan kontra terkait masalah ini.

Kembali ke suasana SPBU, terlihat sedikit antrian BBM, salah satu pengendara bertanya kepada petugas.
Pengendara : "Harga Pertalite berapa yach."   Tanya pengendara kepada petugas.

Petugas : " Sekarang sudah naik, Perliternya Rp 10.000, mas mau isi berapa." Katanya.

Pengendara : "Dua liter." Sahutnya dengan nada lemas.

(Begitupun dengan pengendara lain, banyak yang mengeluh dengan kenaikan harga yang cukup tinggi ini). Akibatnya harga barang dan kebutuhan pokok lainnya juga ikut naik.)

Alur cerita berganti, nampak di sebuah Kafe kecil, terjadi percakapan antara dua orang mahasiswa.

Tasya : "Gus, kamu sekarang ke kampus kampus kenapa tidak bawa motor lagi, kok naik angkot?." Tanya Tasya ingin tahu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan