Mohon tunggu...
Nurul Rahmawati
Nurul Rahmawati Mohon Tunggu... Administrasi - Blogger bukanbocahbiasa.com | IG @bundasidqi | Twitter @nurulrahma

Halo! Saya Ibu dengan anak remaja, sering menulis tentang parenting for teens. Selain itu, sebagai Google Local Guides, saya juga kerap mengulas aneka destinasi dan kuliner maknyus! Utamanya di Surabaya, Jawa Timur. Yuk, main ke blog pribadi saya di www.bukanbocahbiasa.com

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Amankah Pinjaman Online? Reportase Edukasi tentang FinTech bersama TunaiKita

21 Februari 2019   12:12 Diperbarui: 21 Februari 2019   12:35 224
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

***

Pertanyaannya, apakah AMAN dan recommended meminjam uang di aplikasi FinTech online? Andry menampik anggapan itu. Justru, ia menyarankan, apabila seseorang harus meminjam dana, maka urutannya adalah:

  • Pinjam dulu ke FFF (Family, Friends and Fools alias orang yang bisa kita 'perdaya' dan kasihan sehingga rela meminjamkan uang)
  • Pegadaian
  • Lembaga Keuangan dan Bank
  • Fintech Lending

LHO. Andry Huzain ini orang FinTech tapi kok malah tidak merekomendasikan untuk langsung pinjam ke FinTech?

tunai-kita-2-jpg-5c6e329fc112fe31da5c3652.jpg
tunai-kita-2-jpg-5c6e329fc112fe31da5c3652.jpg
"Karena FinTech itu bunganya besar lho! Harus pahami dulu bagaimana ekosistem FinTech peer to peer lending. Kami meminjamkan uang itu tidak gampang, karena kami kan tidak bertemu dengan orangnya," sahut Andri.

Adapun untuk bisa meng-approve sebuah permintaan hutang secara online, tim TunaiKita memberlakukan mekanisme yang cukup ketat.

"Ada digital signature. Kemudian, kami punya robot untuk mengecek e-credit information scoring. Apakah orang ini layak dipinjami atau tidak. Kami minta data KTP, lalu calon peminjam harus selfie secara random 3D model, dari depan, samping, dan beberapa foto lainnya, dicocokkan dengan KTP."

 Intinya the lending robot ini bisa memantau sejumlah hal:

  • Fraud scorecard detection, prevention, investigation, evaluation
  • Credit Scorecard -- evaluasi kemampuan bayar
  • Pricer -- optimasi tenor dan besar pinjaman, dan mencapai keseimbangan antara tingkat resiko
  • Customer Behaviour Scorecard -  evaluasi karakter (who you are) dan intention to repay.

***

FinTech memang tengah happening di negeri ini. Lagi-lagi Andry mengingatkan agar masyarakat semakin cerdas dan mau membaca semua syarat dan ketentuan secara detail. Jangan sampai terjebak berhutang di FinTech yang tidak terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

tunai-kita-3-jpg-5c6e32b5677ffb6460220d38.jpg
tunai-kita-3-jpg-5c6e32b5677ffb6460220d38.jpg
Andry menyampaikan himbauan OJK mengenai pinjaman online berbasis aplikasi FinTech ini.

 (1). Pastikan Anda meminjam di perusahaan yang terdaftar/ berizin di OJK

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun