Mohon tunggu...
Nur Laili Rahmawati
Nur Laili Rahmawati Mohon Tunggu... Guru - Guru / Penulis

Merangkai aksara menjadi kata agar lebih bermakna

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Andai Aku Bisa

24 November 2022   18:58 Diperbarui: 24 November 2022   19:06 93
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Seberkas tanya kembali menyeruak dalam benakku

Menulik rindu yang pernah terpaut hanya padamu

Menyapa asa diantara lembaran yang kian sendu

Menyenandungkan lirih sembari menyelami desir angin yang perlahan berlalu

Apakah pernah tercipta sepercik rindu untukku

Akankan bayangku mampu menghiasi sudut netramu

Ataukah bayang ragaku terpatri indah dalam cakrawala senjamu

Mampukan kau jalani detik demi detik tanpa hadirnya senyumku

Ah....

Andai aku bisa menasbihkan rindu bersamamu

Andai aku bisa menitipkan rinduku dalam kelopak matamu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun