Khairunisa Maslichul
Khairunisa Maslichul Professional

Improve the reality, Lower the expectation, Twitter & IG @nisamasan Facebook: Khairunisa Maslichul https://nisamasan.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Inilah Cemilan Lezat dan Sehat Saat Jadwal Padat

7 Agustus 2018   20:37 Diperbarui: 7 Agustus 2018   20:40 432 1 0
Inilah Cemilan Lezat dan Sehat Saat Jadwal Padat
Saat sibuk bepergian, selain banyak, bekal cemilan harus sehat dan enak (Dokpri)

Pernahkah Anda mendengar istilah ini: "Pergi pagi, pulang malam, penghasilan pas-pasan, kesehatan pun ngos-ngosan?" Ungkapan ini ditujukan untuk kaum pekerja yang sibuk bekerja sepanjang hari. Namun, waktu kerja yang lama tersebut (seringnya) tidak berbanding lurus dengan besarnya nominal penghasilan setiap bulannya. Eh, ini bukan curhat lho.

Jam kerja yang mirip maraton itu jugalah yang membuat (mayoritas) kaum urban melewatkan waktu makan. Saat sarapan, mereka sudah harus di kendaraan agar tak terjebak macet di jalan. Apalagi di Jabodetabek, telat berangkat kerja 10-15 menit saja itu berarti siap-siap terlambat sampai di kantor. Tak heran, menurut hasil penelitian Pergizi Pangan Indonesia tahun 2012, prevalensi orang dewasa yang melewatkan sarapan hingga sebesar 31.2 %.

SOYJOY Crispy, varian baru cemilan sehat dan lezat dari SOYJOY untuk menjaga pola makan (Dokpri)
SOYJOY Crispy, varian baru cemilan sehat dan lezat dari SOYJOY untuk menjaga pola makan (Dokpri)
Lalu, waktu makan siang, ada setumpuk pekerjaan yang menghadang. Sore dan malamnya, selepas jam kantor, jadilah lapar mata plus perut yang kosong seharian berimbas kalap saat melihat hidangan makanan.  Idealnya, makan malam itu (tidak) sebanyak sarapan maupun makan siang.  Energi yang diperlukan untuk tidur jelas tak sebanyak energi untuk berpikir dan bekerja dari pagi hingga siang maupun sampai sore.

Nah, saat (belum) sempat makan besar dan lengkap, cemilan tentunya menjadi pilihan praktis saat jadwal sedang padat agar perut tak lama-lama sampai kosong.  Saat perut lama tak terisi apapun, usus dalam saluran pencernaan tetap bekerja sedangkan lambung bersifat asam. 

Padahal, makanan yang masuk ke perut itu bersifat basa sehingga menetralkan keasaman lambung.  Itulah sebabnya, penderita maag kronis (yang terbiasa telat atau melewatkan makan) sering merasa mual dan pusing karena tingginya kadar asam lambung dalam tubuhnya.  Kalau sudah begitu, mengonsumsi cemilan (ngemil) menjadi tindakan yang menyehatkan pencernaan sekaligus pikiran.  Waktu perut melilit, seseorang tidak akan mampu berpikir aktif dengan efektif.

Kemasan sachet seberat 25 gram membuat SOYJOY Crispy praktis dibawa ke mana saja (Dokpri)
Kemasan sachet seberat 25 gram membuat SOYJOY Crispy praktis dibawa ke mana saja (Dokpri)
Umumnya, cemilan (snacks) bisa dibawa ke mana saja dan kapan saja, mulai dari dimakan di kendaraan ataupun di meja kantor ketika menyelesaikan tumpukan pekerjaan.  Pilihan cemilan itu pun beragam jenis dan harganya.  Ada cemilan yang murah meriah, ada pula yang (lumayan) mewah.  Tapi, apapun bentuknya, cemilan itu harus lezat, nikmat, dan sehat.  Setuju?

Bagi yang terbiasa mengonsumsi makanan full garam, gula, dan minyak maupun 'gorengan', silakan mulai dikurangi frekuensi dan jumlahnya sedikit demi sedikit ya.  Ketiga bahan pangan itu yaitu garam-gula-minyak harus dikonsumsi dalam jumlah secukupnya.  Trio lezat (namun tak sehat) tersebut menimbulkan resiko beragam penyakit berat seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner (PJK), dan masih panjang lagi daftarnya. 

Sedangkan, kesehatan itu investasi utama dalam bekerja.  Memang gorengan menjadi cemilan yang (paling) mudah dan murah untuk ditemukan.  Tapi, kalau berujung dengan penyakit, cemilan berupa gorengan itu harus dikonsumsi secukupnya dan sesekali saja.

Agar tak kalap makan, SOYJOY Crispy membuat perut tak 'keroncongan' di jalan (Dokpri)
Agar tak kalap makan, SOYJOY Crispy membuat perut tak 'keroncongan' di jalan (Dokpri)
So, cemilan seperti apakah yang termasuk kategori sehat sekaligus tetap lezat dan nikmat itu?  Bahan pangan tinggi serat dan protein telah lama dikenal mampu membuat tubuh kenyang dalam waktu lebih lama.  Maka itulah, cemilan idealnya mengandung banyak serat dan protein.

Mudah ditemui di mana saja, praktis dibawa, serta tinggi serat dan protein menjadi faktor penentu yang harus diprioritaskan saat akan mengonsumsi cemilan nikmat nan lezat.  Wah, lalu adakah satu jenis cemilan yang dapat memenuhi semua kriteria sebagai cemilan oke tersebut?

Syukurlah, kini telah hadir "SOYJOY Crispy" yaitu snack sehat yang enak, terbuat dari kedelai yang tinggi serat dan protein sehingga dicerna perlahan oleh tubuh dan membuat kenyang lebih lama serta gula darah terjaga.  Setelah rutin mengonsumsi SOYJOY Crispy Vanila, saya pun mantap menyimpulkan, SOYJOY Crispy Vanila termasuk cemilan yang membuat hidup sehat dapat dijalani dengan cara enak.  Lebih lengkapnya, inilah 3 (tiga) manfaat yang saya rasakan dengan rajin membawa SOYJOY Crispy Vanila saat bepergian ke luar rumah, termasuk meliput blogging event.

SOYJOY Crispy Vanila ini bisa ditemukan di toko terdekat dengan harga yang bersahabat (Dokpri)
SOYJOY Crispy Vanila ini bisa ditemukan di toko terdekat dengan harga yang bersahabat (Dokpri)
Badan tak mudah lemas saat terpapar cuaca panas

Hal ini terasa sekali ketika saya menaiki kendaraan umum yang tidak ber-AC.  Saat haus di hari yang panas, setelah menikmati SOYJOY Crispy Vanila sebelum menikmati menu makan lengkap, maka perut pun lebih nyaman karena tak kelaparan dan kepala terasa ringan. Sebagai snack sehat dan mengenyangkan, SOYJOY Crispy Vanila terutama mengandung kedelai  yang kaya serat (14 mg isoflavon per sajian) dan protein sehingga perut kenyang lebih lama.

SOYJOY Crispy Vanila juga memiliki GI rendah.  GI (Glikemiks Indeks/Glycemic Index) merupakan skala atau angka yang menunjukkan seberapa cepat suatu makanan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.  Menurut riset gizi berupa studi metaanalisis dari ilmuwan bernama Vinoy dan rekan-rekannya di tahun 2017, sarapan kaya serat terbukti mampu mengatur kadar gula darah tetap normal yang membuat seseorang tak mudah pusing maupun lemas.  Ah, ternyata itu bukti ilmiahnya.  Mantaplah SOYJOY Crispy Vanila!

Lapar mata tak lagi melanda saat waktu makan tiba

Inilah fenomena yang kerap melanda para pekerja yang sibuk bekerja dan melewatkan waktu makan dengan mengonsumsi cemilan (tak) menyehatkan.  Untuk serat dan protein (yang menjadi kandungan utama SOYJOY Crispy Vanila), kedua zat gizi itu dicerna perlahan oleh tubuh sehingga sel-sel saraf di otak dapat memiliki cukup waktu untuk memberi sinyal adanya rasa kenyang ke seluruh tubuh. 

Ketika harus lembur, perut jangan sampai dibiarkan menganggur lho! (Dokpri)
Ketika harus lembur, perut jangan sampai dibiarkan menganggur lho! (Dokpri)
Bisa ditebak, ketika menghadapi menu makan besar dan lengkap, saya bisa lebih selektif memilih menu rendah karbohidrat serta mengonsumi porsi yang tepat maupun sehat.  'Balas dendam' karena lapar sepanjang hari pun dapat dihindari dengan nyaman mengonsumsi SOYJOY Crispy Vanila sehari-hari yang bebas gluten (free gluten) tersebut. 

Hidup sehat bisa dinikmati dengan orang-orang terdekat

SOYJOY Crispy Vanila sukses membuat saya bisa menikmati hidup sehat tak (lagi) seorang diri.  Kedelai yang tinggi serat dan protein hadir dalam butiran soy puff  yang renyah dengan rasa vanilla yang enak.  Saat saya tawarkan SOYJOY Crispy Vanila ke rekan kerja sepulang kantor sebagai cemilan di jalan, mereka langsung antusias berkomentar, "Wah, manisnya pas dan susu vanilanya lezat.  Renyah pula!" Sensasi Crispy Puff sukses membuat mereka jatuh hati pada konsumsi SOYJOY Crispy Vanila untuk pertama kalinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2