Mohon tunggu...
Neno Anderias Salukh
Neno Anderias Salukh Mohon Tunggu... Pegiat Budaya | Kritikus Sosial

Beta orang kampung

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Pengakuan kepada Asisten Donald Trump, Hope Hicks yang Terpapar Covid-19

2 Oktober 2020   20:10 Diperbarui: 2 Oktober 2020   20:34 95 13 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pengakuan kepada Asisten Donald Trump, Hope Hicks yang Terpapar Covid-19
Donald Trump dan Hope Hicks | HARNIK / AP / REX / SHUTTERSTOCK via Town & Country

Hope Hicks, who has been working so hard without even taking a small break, has just tested positive for Covid 19- Donald Trump.

Tiba-tiba dunia diramaikan dengan tweet Donald Trump yang mengatakan bahwa ia bersama istrinya dinyatakan positif Covid-19 setelah ia menjalani beberapa kali tes medis lantaran sejumlah staf Gedung Putih dinyatakan positif Covid-19.

Kali ini, Presiden Donald Trump dan Istrinya Melania Trump dinyatakan positif setelah sebelumnya Hope Hicks dinyatakan positif Covid-19. Hope Hicks diduga sebagai carier (pembawa virus) Covid-19 kepada Trump bersama istrinya.

Dilansir dari Voa Indonesia, sebelum dinyatakan positif Covid-19 oleh medis, Hope Hicks beberapa kali melakukan perjalanan dengan Presiden Trump dalam satu minggu terakhir ini. Pada tanggal 29 September, Hope Hicks dan Presiden Trump juga bertolak bersama pesawat kepresidenan Air Force One ke Ohio untuk mengikuti debat pertama calon presiden.

Kemudian keduanya melakukan penerbangan bersama helikopter kepresidenan Marine One, untuk mengikuti pawai politik di Minnesota pada Rabu (30/9). Bahkan, media mengatakan bahwa Hope Hicks berada di tempat yang lebih dekat dengan Presiden Trump pada saat berada di atas pesawat.

***

Hope Hicks baru kembali menjadi pembantu Presiden Trump setelah dua tahun lalu mundur dari jabatan sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih. Bagi penulis, kemunduran tersebut hanyalah jeda bagi mantan model ini. Beberapa bulan yang lalu ia dipanggil pulang oleh Trump untuk menjadi juru kampanye melawan Biden pada kontestasi pilpres AS 2020.

Donald Trump memanggil kembali Hope Hicks tidak lain untuk mendulang kembali kesuksesan pada pilpres 2016. Pada  waktu itu, Januari 2015, Donald Trump memanggil Hope Hicks, yang saat itu berusia 26 tahun, untuk menjadi sekretaris pers kampanye pilpres.

Selama kampanye, Hiks memainkan posisi penting dalam komunikasi politik. Ia berperan sebagai penjaga pintu masuk pers yang ingin berbicara dengan Trump. Media menyebut bahwa, setiap hari ia harus melayani lebih dari 250 permintaan dan memutuskan wartawan mana yang akan diizinkan untuk berbicara dengan Trump.

Selain itu, ia bertugas membantu tweet Trump. Hicks menerima dikte dari Trump atas tweet-nya, kemudian mengirimkannya ke orang lain di organisasi Trump untuk menyebarkan tweet tentang Trump.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x