Puisi

Puisi Paskah

5 Juli 2018   13:59 Diperbarui: 5 Juli 2018   14:04 198 0 0

PengorbananMu Tuhan

Seperti air ia tercurah ,segala tulang terlepas dari sendinya
hatiNya laksana lilin yang hancur luluh

kekuatanNya kering seperti beling

lidah melekat di langit-langit mulutNya

dan dalam debu maut Ia telah diletakkan.

Gerombolan penjahat mengepungNya,
dan mereka menusuk tangan dan kakiNya.
ia dijadikan bahan tontonan , membuang undi atas jubahNya.

Tubuhnya remuk redam.
Darah mengalir dari kaki salib
deras mengucur turun di sela-sela bebatuan Golgota
menghanyutkan segala noda dan dosa manusia

Mendung dan gelap menyergap.
Alam semesta memandang duka ke arah bukit lara.

O, betapa tak tertanggungkan nestapaMu
ya Anak Domba Allah... ( sampai sini )

Melewati luka demi luka, meniti nyeri demi nyeri
Untuk sebuah Janji yang harus digenapi
Dengan gagah Engkau menyerahkan nyawa,
dan melangkah turun ke dalam dunia orang mati.

Kegelapan menyelimutiMu.
Iblis larut dalam pesta pora kemenangan semu.

Namun justru melalui penderitaanMu
kami dapat menggapai sorga baka...

bilur-bilurMu menyembuhkan

darahMu, menyucikan...
kematianMu serta menghidupkan

O, betapa mulia dan berharganya kematianMu Yesus Tuhanku...

 By : Natalia Nainggolan