Mohon tunggu...
Nurul Mutiara R A
Nurul Mutiara R A Mohon Tunggu... Freelancer - Manajemen FEB UNY dan seorang Blogger di www.naramutiara.com

Seorang Perempuan penyuka kopi dan Blogger di http://www.naramutiara.com/

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Membuat Gerabah dengan Tangan Sendiri? Yuk, Berwisata ke Dusun Klipoh Kabupaten Magelang

16 Juli 2021   21:03 Diperbarui: 31 Juli 2021   23:07 1262
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tanah liat yang penyok karena tertekan terlalu keras (Dokumentasi pribadi)

Beliau merupakan pemilik dari Arum Art—salah satu tempat pembuatan gerabah di Dusun Klipoh.

Menurut Bapak Supoyo, keberadaan para pengrajin gerabah ini diperkirakan sudah ada sejak 300 tahun lalu. Itu terbukti dari ditemukannya relief di Candi Borobudur yang menggambarkan orang-orang yang tengah membuat gerabah.

Meski pembuatan gerabah ini sudah ada sejak lama dan dilakukan secara turun temurun, tetapi baru membuka diri sebagai tempat edukasi dan wisata pada tahun 2004.

Pak Supoyo bercerita bahwa kala itu ada turis asing yang tertarik dengan pembuatan gerabah dan berniat mencobanya sendiri.

Pak Supoyo (kiri) tengah menjelaskan tentang gerabah dan Dusun Klipoh (dokumentasi pribadi)
Pak Supoyo (kiri) tengah menjelaskan tentang gerabah dan Dusun Klipoh (dokumentasi pribadi)

Namun karena masyarakat belum memiliki persiapan apapun untuk kegiatan wisata sehingga praktik pembuatan gerabah ke para turis yang datang hanya dilakukan seadanya. Padahal para turis asing itu terlihat sangat antusias.

Tak mau kondisi tersebut berlanjut, pada akhirnya Pak Supoyo berinisiatif membuat Arum Art sebagai tempat belajar membuat gerabah tatkala wisatawan datang berkunjung, entah itu wisatawan lokal maupun internasional.

Nah, sebelum ada pandemi, Pak Supoyo mengaku bahwa lebih banyak turis asing yang menjejak ke Dusun Klipoh untuk belajar membuat gerabah. Mulai dari membentuk tanah, mengeringkan hingga membungkus hasil buatan mereka sebagai kenang-kenangan.

Proses membuat gerabah “melalui tangan sendiri” itulah yang menjadi sensasi serta daya tarik wisata di Desa Karanganyar, Kabupaten Magelang.

Nantinya, setelah wisatawan berhasil membuat karya seni mereka. Pihak Arum Art akan memproses lebih lanjut karya seni tersebut dan mengirimkannya ke hotel atau penginapan tempat para turis tinggal.

Pengalaman Pribadi Membuat Gelas Tanah Liat di Dusun Klipoh

Sebelumnya, saya tak pernah tahu bagaimana proses pembuatan piring-piring, poci atau gelas tanah liat yang ada di rumah. Tiba-tiba, perlengkapan makan tersebut sudah ada di rak semenjak ibu membelinya via online beberapa waktu lalu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun