Mohon tunggu...
Abdul Hama
Abdul Hama Mohon Tunggu... Tenaga Kesehatan - Pekerja Serabutan

Terimakasih sudah berkenan singgah. Semoga bahagia dan sehat selalu.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Sajak Siput

20 November 2021   05:05 Diperbarui: 20 November 2021   19:46 383 43 11
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Gambar dari Larisa-K/Pixabay

Siput

(I)

Aku sudah tidak betah
Tak ada guna punya rumah
Bila cuma dihuni aku sendiri
Tak ada guna punya rumah
Bila mudah retak sekali injak
Tak ada guna punya rumah
Bila di dalamnya aku selalu gerah
Aku ingin pindah

(II)

Hujan pun turun
Sehari lima kali
Basahi hati

(III)

Aku akan terus berjalan
Menyusur jalan lurus

Walau pelan
yang penting
sampai ke tujuan:

Rumah Tuhan,
rumah berlindung
paling aman
paling nyaman

(IV)

Seekor burung hitam
Berparuh tajam
Mematuk-matuk mataku
Mencabik-cabik tubuhku
Menelanku

(2021)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan