Mohon tunggu...
Ibra Alfaroug
Ibra Alfaroug Mohon Tunggu... Petani - Dikenal Sebagai Negara Agraris, Namun Dunia Tani Kita Masih Saja Ironis

Buruh Tani (Buruh + Tani) di Tanah Milik Sendiri

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Review Novel "Sebabnya Rafiah Tersesat" Arti Sebuah Keserdehanaan

30 Agustus 2021   22:50 Diperbarui: 30 Agustus 2021   23:08 1214
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrated by: bukubukubekas.wordpres.com

Pengalaman karena sering berkunjung ke rumah teman Ahmad, setiap bertamu dirumah orang, mereka selalu disuguhi dengan perabotan-perabotan rumah yang mewah, dan perhiasan yang mahal. 

Mempengaruhi jalan pikir sang Ahmad tuk meniru kehidupan teman-temannya. Didalam hati Rafiah sangatlah menolak keinginan sang suami, namun apadaya berlahan juga berubah dan menikmati pola hidup yang baru ini. Glamour dan hedonis.

Karena terbesit rada minder Rafia dilingkungan barunya. Malu tinggal disekitar tetangga yang hidup bagaikan pata Sultan semua. Rafiah merasa ia tidak pantas bersanding dengan mereka yang berbanding terbalik dengannya

Apapun cara dilakukan Ahmad tidak mau kalah saing, berhutang dan terjebak simpan pinjam kehidupan ibukota. Sehingga hutang mereka bertambah banyak, menumpuk dan semakin besar dari ke hari.

*****

Ahmad pun tergiur bujukan temannya tuk memiliki motor, meski awalnya serasa berat dan ragu akhirnya diambil juga dengan cara angsuran bulanan (kredit)

Ahmad dan keluarganya selalu hidup dalam kegembiraan, setiap bulan dia mengajak anak istrinya kalan-jalan dengan motornya, seperti yang dicita-citakan hatinya dahulu. Hilang rasa galau kala menikmati keindahan luar kota.

Perubahan dirasakan oleh Rafiah dahulu waktu mengeluarkan uang simpanan nya untuk membeli motor itu, yang teringat hanyalah kesenangan saja. 

Sejak mempunyai motor, Rafiah tak dapat lagi menyimpan uang sepeserpun, tetapi uang belanja kadang terpaksa diambil untuk membeli bensin dan untuk membetulkannya jika ada kerusakan.

Karena itu makin lama makin terasa kekurangan sisa gajinya. Berhutang kepada orang lain tuk menutupi biaya hidup yang semakin besar. Hutang pada rentenir dengan bunga yang selangit. Tiap hari juga ditagih sang renten. 

Sampai dengan niat sang renten tuk bermain adegan dewasa pada Rafiah karena tidak mampu membayar hutang, meski ditolak..hehehe

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun