Mohon tunggu...
Muhammad Taqy Wardhana
Muhammad Taqy Wardhana Mohon Tunggu... Mahasiswa - Pelajar

Haii , Assalamualaikum semua sobat reader

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Kebijakan Fiskal dalam Ekonomi Makro dan Ruang Lingkupnya

30 Juli 2022   00:54 Diperbarui: 30 Juli 2022   01:00 503
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

APBN itu apasi? APBN adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

TUJUAN KEBIJAKAN FISKAL

Tujuan dari pengelolaan kebijakan fiscal ini yaitu :

  • Tujuan yang bersifat ekonomi
  • Tujuan yang bersifat sosial dan politik

 Tujuan yg bersifat ekonomi, yaitu untuk menyediakan lapangan pekerjaan yg layak  bagi masyarakat sehingga dapat meningkatakan taraf kemakmuran masyarakat atau memperbaiki distribusi pendapatan masyarakat sehingga dapat mengurangi penyimpangan  atau pengangguran di dalam masyarakat.

     Tujuan yang bersifat sosial dan politik, bagaimanapun anggaran pendapatan belanja negara itu tidak dapat dipisahkan, pasti bersyarat dengan kepentingan politik

      Misalkan pada masa pemerintah sekarang ini, tentunya mereka akan berusaha atau menjalankan janji-janji kampanye nya yang mereka lakukan pada masa sebelum mereka berkuasa, dengan begitu untuk menarik simpati dari masyarakat, tentunya untuk menjalankan janji-janji tersebut diperlukannya dana, dari mana dana tersebut? Yaitu dari APBN tujuannya adalah untuk menciptakan stabilitas keamanan, sosial, politik, mengurangi pengangguran dan sebagainya..

Adiwarman karim, menjelaskan bahwa dalam membuat kebijakan fiskal itu harus berlandasan pada prinsip-prinsip agama islam..

Apa saja prinsip-prinsipnya?

  • Prinsip Tauhid, maksudnya yaitu dalam rangka menjalankan printah Allah SWT dan menjauhi larangannya, sehingga kebijakan fiskal itu dijalankan dengan cara-cara yang halal
  • Prinsip Adl (keadilan), Maksudnya yaitu harus bisa mendatangkan keadilan bagi masyarakat
  • Prinsip Nubuwah (kenabian), yaitu harus berpatokan pada sifat-sifat nabi ( siddiq, amanah, fathonah, tabligh)
  • Prinsip khilafah (pemerintahan)
  • Prinsip ma'ad (hasil), yaitu dari dibuatnya kebijakan fiskal harus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat

Selanjutnya hubungan kebijakan fiskal dengan APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara)

Ada 3 macam APBN, yaitu :

  • Defisit, yaitu apabila penerimaan negara itu lebih kecil dari  pengeluaran
  • Seimbang, yaitu penerimaan sama dengan pengeluran negara
  • Surplus, yaitu apabila penerimaan itu lebih tinggi dari pengeluaran negara

Biasanya, untuk negara-negara maju itu menggunakan APBN yg seimbang atau surplus, berbeda dengan negara berkembang seperti kita di  Indonesia yaitu menggunakan APBN defisit

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun