Mohon tunggu...
Qomarul Huda
Qomarul Huda Mohon Tunggu... Guru - Bapak satu anak

Masih belajar dunia tulis menulis

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Belajar al-Qur'an Itu Keren!! (Part-3)

28 November 2021   15:59 Diperbarui: 28 November 2021   16:21 275
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Siswa sedang menjalani Uji Kompetensi Bacaan (sumber foto: Nurhaqiqi)

Setiap proses pembelajaran pasti ada kegiatan evaluasi yang dilakukan. Evaluasi ini dimaksudkan untuk sejauh mana kemampuan belajar siswa dan menjadi tolok ukur kesuksesan kegiatan pembelajaran. Biasanya dilakukan dengan bentuk ujian atau tes.

Kita mengenal seperti Penilaian Harian, Penilaian Harian Bersama, Penilaian Akhir Semester, sampai yang terbaru seperti Assesmen.

Begitu juga dengan pembelajaran membaca al-Qur'an. Walau mungkin kelihatan sepele, namun proses evaluasi penting untuk dilaksanakan.

MAN 2 Rembang telah menyelenggarakan program dalam rangka percepatan peningkatan mutu siswa dalam membaca al-Qur'an melalui program yang bernama Majelis Muta'allimil Quran atau biasa disebut MMQ.

Untuk bisa menghasilkan mutu bagus tentu harus melalui evaluasi yang ketat. Begitu juga dengan MMQ. Madrasah tidak main-main supaya siswa yang lulus evaluasi benar-benar telah dianggap dapat membaca al-Qur'an dengan baik dan benar.

Tim penguji sedang menyimak bacaan siswa (sumber foto: Tim IT MAN 2 Rembang)
Tim penguji sedang menyimak bacaan siswa (sumber foto: Tim IT MAN 2 Rembang)

Koordinator MMQ, Nurhaqiqi, MA sudah berpesan kepada penguji agar menghilangkan unsur subjektivitas dan memberikan penilaian sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. 

Sekali lagi ini sebagai upaya agar benar-benar menghasilkan mutu yang terbaik. Kalau memang dirasa belum layak lulus silakan memberikan nilai yang sesuai kualitas bacaan, tidak perlu ada rasa kasihan dan sebagainya.

Dalam MMQ MAN 2 Rembang ini kegiatan evaluasi dinamakan Uji Kompetensi Bacaan (UKB). Pada awalnya dirumuskan terlebih dahulu mengenai standar kelulusan yang dimusyawarahkan oleh koordinator dan tiga orang tim penguji yang sudah kompeten di bidangnya. 

Poin-poin penting dalam standar kelulusan seperti kelancaran, bacaan panjang pendek, bacaan dengung-jelas, waqof-ibtida' dan ada tambahan makhorijul huruf.

Guru pendamping mendata anak didiknya yang dirasa siap untuk diuji dan mendaftarkannya kepada administrator MMQ. Ujian bacaan dilakukan di aula madrasah bersamaan dengan waktu pembelajaran. Menariknya, proses ujian ini diseting seperti ujian formal. Peserta menghadapi tiga orang penguji yang masing-masing akan memberikan nilai.

Peserta Uji Kompetensi Bacaan (sumber foto: Tim IT MAN 2 Rembang)
Peserta Uji Kompetensi Bacaan (sumber foto: Tim IT MAN 2 Rembang)

Pihak koordinator MMQ mempunyai kriteria kelulusan sendiri. Peserta dinyatakan lulus UKB jika dinyatakan lulus minimal oleh dua penguji (KKM nilai 70) dan nilai rata-rata dari tiga penguji minimal 70.

Daftar nilai yang disetorkan oleh tim penguji kemudian diolah oleh administrator untuk mendapatkan hasilnya. Hasil UKB disampaikan kepada guru pendamping dan meneruskannya kepada siswa yang bersangkutan.

Bagi siswa yang lulus akan mendapat ijazah kelulusan dari madrasah dan diperbolehkan tidak mengikuti kegiatan MMQ selanjutnya. Sementara yang tidak lulus akan kembali kepada guru pendamping untuk mendapatkan bimbingan lagi.

Kusrin, Lc salah satu tim penguji mengatakan bahwa kesalahan yang paling banyak terjadi ada pada kurang telitinya panjang dan pendek bacaan. Selain itu ada beberapa siswa yang kurang pas dalam waqof (berhenti) dan ibtida' (memulai).

Semoga dengan adanya Uji Kompetensi Bacaan ini, akan tetap terjaga kualitas bacaan al-Qur'an yang baik. Selain itu pihak madrasah juga berharap agar siswa yang sudah lulus tetap istiqomah mengaji.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun