Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Guru - Menerobos Masa Depan

Kepala SMP Negeri 52 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Mbah Minto Tidak Dipenjara, Malah Dapet Mobil Tesla

2 Desember 2021   06:16 Diperbarui: 2 Desember 2021   06:48 1407
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Pak Minto dapat hadiah mobil tesla, " kata tetangga kampungku yang juga mengadu nasib di Jakarta ketika baru pulang kampung. 

"Masa? " 

"Iya. Semua orang pasti melihat mobil itu di garasi rumah gedung. "

"Bagaimana ceritanya? "

Suatu pagi Mbah Minto melihat Darjo Kunyuk, sengaja ditambah kunyuk di belakang Darjo karena untuk membedakan Darjo di kampungku yang hingga kini ada 5 orang, terlihat masuk ke rumah gedung sambil mengendap ngendap. 

Mbah Minto pasti curiga melihat kelakuan Darjo Kunyuk tersebut. Mbah Minto yang rajin solat malam itu mengintip dari lantai dua rumah gedung. 

"Masuk, Jo, " kata Mbah Minto mempersilahkan Darjo Kunyuk masuk. 

Ceritanya Mbah Minto sudah turun ke bawah melihat kelakuan Darjo Kunyuk. Mbah Minto membukakan pintu pada saat yang sama ketika Darjo hendak mencongkel kunci pintu itu. 

Dan Mbah Minto mengajak masuk Darjo Kunyuk. Setelah dibikinin kopi untuk berdua. Mbah Minto pun mempersilahkan Darjo Kunyuk untuk mengambil barang yang diperlukan nya. Tanpa harus maling segala, kata Mbah Minto. 

Darjo Kunyuk kaget sekaligus senang. Niatnya datang akan mencuri, tetapi malah dapat kopi dan disuruh memilih barang yang disukai. 

Darjo Kunyuk memilih televisi 52 inc yang harganya lumayan.  Darjo Kunyuk pun pulang ke rumahnya dengan bersenandung lagu Kopi Dangdut. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun