Mohon tunggu...
Ryamizar hutasuhut
Ryamizar hutasuhut Mohon Tunggu... Wiraswasta - saya manusia

Manusia yang ingin menyusuri setiap adat istiadat di negeri ini.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ayah, Selamat Tinggal

29 Juli 2022   08:30 Diperbarui: 29 Juli 2022   08:36 70 7 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kini ragamu tak bisa ku raba.

Hangatnya belaian tanganmu sudah tak bisa kurasa.

Ayah,

Aku takut.

Aku takut menghadapi dunia luar.

Ayah, 

Aku ingin bertanya,

Bagaimana aku harus menjalani hidupku?

Kau yang berjanji akan selalu ada untukku!

Kau yang berjanji kan selalu menghiburku!

Kini, kau telah berselimut tanah keabadian.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan