Mim Yudiarto
Mim Yudiarto Karyawan Swasta

Aku hanyalah ludah dari lidah yang bersumpah tak akan berserah pada kalah....

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Semua yang Berawal Pasti Berakhir

7 Desember 2018   01:22 Diperbarui: 7 Desember 2018   01:48 262 9 3
Puisi | Semua yang Berawal Pasti Berakhir
Pixabay

perjalanan dilakukan untuk menuju esok. Pelan-pelan meninggalkan hari ini. Yang kemudian akan menjadi kemarin.

seperti masa silam. Selalu menitipkan kenangan. Pada masa depan.

beberapa hal lebih baik memudar. Daripada bersinar terang namun pada akhirnya membutakan. Beberapa nyanyian lebih baik kehilangan syair. Daripada dilagukan tapi menyakiti pendengaran.

keinginan lebih mirip harapan. Karena tidak dilakukan. Sedangkan harapan tak akan jadi apa-apa. sebab tak lagi diinginkan.

apa yang menjadi tugas matahari. Jangan digantikan api. Seperti juga apa yang seharusnya diperlihatkan purnama. Tak bisa dinampakkan oleh lampu-lampu kota.

semua yang berawal. Pasti akan berakhir. Tak ubahnya upaya orang untuk berihwal. Pada saatnya akan diselesaikan takdir.

Jakarta, 7 Desember 2018