Mohon tunggu...
Mike Reyssent
Mike Reyssent Mohon Tunggu... Wiraswasta - Kejujuran Adalah Mata Uang Yang Berlaku di Seluruh Dunia

Kejujuran Adalah Mata Uang Yang Berlaku di Seluruh Dunia Graceadeliciareys@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Baik Buruk Politik Identitas

8 Februari 2019   11:16 Diperbarui: 8 Februari 2019   13:22 818
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Oleh para elite politik isu ini terus menerus dihembuskan dari waktu ke waktu. Bahkan ada beberapa media mainstream dan tipi yang secara khusus menggiring opini telah terjadi serbuan tenaga kerja asing di negeri ini.

Walaupun, pemerintah sudah sering kali membantah dengan banyak data tapi isu ini tetap saja marak. 

Contoh terakhir, saat terjadi banjir di Sulawesi Selatan. Mirisnya, disaat ada rakyat yang tertimpa musibah malah digunakan untuk menyebar  HOAX, narasinya adalah banyak TKA dari Tiongkok yang berhamburan keluar ( Silahkan cari di youtube dengan kata kunci banjir di Sulawesi Selatan).

Ini faktanya : Benarkah video puluhan ribu TKA China berulah di Morowali

Polisi Tangkap Kreator Hoax Tenaga Kerja Asing Demo di Morowali Begini Modusnya

Sekali lagi implementasinya mengenai orang asing dari Tiongkok ini, diakar rumput yang menjadi bias. Sebagian para pendukung kubu 02, menterjemahkannya menjadi orang Tionghoa bukan negara Tiongkok.

Sehingga yang terlihat dipermukaan malah berbau SARA, menjadi anti terhadap warga Tionghoa, anti terhadap perbedaan, suku, agama dan budaya lain...

Pertanyaannya..

Apakah para elite politik yang memainkan isu tersebut sadar bahwa telah terjadi salah kaprah  diakar rumput tentang masalah ini? Lalu, kenapa para elite tidak menjelaskan perbedaannya? Atau memang sengaja membiarkan?

Catatan :

-Mencintai dan bangga pada bangsa sendiri, JANGAN diterjemahkan menjadi benci kepada bangsa lain atau yang lebih konyol lagi anti perbedaan pada bangsa sendiri. Karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang terdiri dari berbagai suku, etnis, adat dan agama. Maka akan menjadi sangat rentan apabila tidak hati hati dalam memainkan politik identitas, sehingga jika terjadi salah kaprah, akibatnya bisa memecah belah bangsa ini

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun