Mohon tunggu...
Mex Rahman
Mex Rahman Mohon Tunggu... Bermimpi tiduri Monica Bellucci

Son, Brother, Friend.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Hasil Liga Champions: Chelsea Curi Kemenangan di Kandang Atletico Madrid

24 Februari 2021   05:07 Diperbarui: 24 Februari 2021   05:24 80 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Hasil Liga Champions: Chelsea Curi Kemenangan di Kandang Atletico Madrid
Ilustrasi: kompas.com

Dari lanjutan EUFA Champions League babak 16 besar leg pertama, Chelsea sukses mencuri kemenangan di kandang Atletico Madrid.

Atletico Madrid yang bertindak selaku tuan rumah meskipun laga diselenggarakan di stadion Arena Nationala, Bukares, Rumania, turun dengan menggunakan formasi 3-4-2-1.

Jan Oblak masih menjadi pilihan utama Diego Simeone di bawah mistar Atletico yang di-cover oleh trio lini belakang, Felipe, Mario Hermoso, dan Stefan Savic.

Koke dan Saul masih menjadi duet di lini tengah Atletico Madrid yang diapit oleh dua winger yaitu Marcos Llorente di kanan dan Thomas Lemar di kiri.

Luis Suarez tetap menjadi ujung tombak yang disokong oleh Joao Felix dan Angel Correa dari lini kedua.

Chelsea diarahan Thomas Tuchel juga bermain dengan formasi yang sama dengan lawannya, yaitu 3-4-2-1.

Posisi penjaga gawang masih menjadi milik Edouard Mendy. Posisi center back diisi oleh  Cesar Azpilicueta, Andreas Christensen, dan Antonio Rudiger.

Lini tengah ditempati oleh duet Jorginho dan Matteo Kovacic yang diapit oleh Hudson-Odoi di kanan dan Marcos Alonso di kiri.

Timo Werner dan Mason Mount  berdiri di belakang sang striker tunggal Olivier Giroud.

Chelsea tampil menyerang sejak peluit kick off babak pertama dibunyikan. Tekanan demi tekanan  dilancarkan anak asuh Tuchel ke area pertahanan Atletico.

Chelsea memanfaatkan lebar lapangan dalam membangun serangan. Dengan mengandalakan kedua sayap, pasukan London Biru terus menggempur lini pertahanan lawan.

Namun strategi deep block yang diterapkan oleh Diego Simeone membuat Chelsea sangat sulit untuk menembus pertahanan rival sekota Real Madrid ini.

Semua serangan yang dirancang oleh pasukan London Biru selalu menemui jalan buntu ketika sudah memasuki area pertahanan lawan.

Meskipun Chelsea menguasai bola sebanyak 70% dengan melakukan 403 passing dengan akurasi mencapai 88% di sepanjang 45 menit pertama, namun mereka hanya bisa melakukan 5 kali tembakan dimana 2 di antaranya mengarah ke gawang yang sama sekali tidak menjadi masalah bagi Jan Oblak.

Sedangkan Atletico Madrid yang hanya menguasai bola 30%, hampir saja mendapatkan gol andai saja sontekan Thomas Lemar tidak melebar dari gawang Chelsea setelah mendapat umpan manja dari Luis Suarez yang melakukan manuver apik dari sisi kanan.

Hingga wasit meniup peluit akhir paruh pertama, tidak ada satu pun gol dari kedua tim yang tercipta.

Memasuki babak kedua, permainan menyerang masih terus diperagakan oleh para pemain Chelsea.

Serangan Si Biru yang dilakukan dilakukan di babak kedua ini lebih variatif daripada saat babak pertama. Di 45 menit kedua ini serangan tidak hanya berasal dari kedua sayap, tapi juga dikombinasikan lewat tengah. Hal ini memaksa Atletico Madrid bermain bertahan lebih dalam.

Kendati demikian, tidak banyak peluang berbahaya yang mampu diciptakan oleh Cesar Azpilicueta dkk. Mereka harus menunggu hingga menit ke-68 untuk mendapatkan gol pertamanya yang dicetak oleh Olivier Giroud.

Tendangan salto akrobatik Olivier Giroud ke sudut kanan bawah gawang Atletico Madrid, tak mampu dijangkau oleh Jan Oblak. Meski sempat terindikasi offside, namun wasit tetap mengesahkan gol striker timnas Prancis ini setelah melihat rekaman VAR.

Tertinggal satu gol membuat pasukan Diego Simeone sempat mencoba keluar dari tekanan lawan dengan melakukan serangan. Namun serangan yang dibangun sama sekali tidak berbahaya. Semua serangan Atletico dengan mudah dapat diredam oleh Chelsea.

Di sisa waktu babak kedua, Chelsea tetap terus melakukan serangan ke area pertahanan lawan. Atletico benar-benar tidak punya kesempatan untuk mengembangkan permainan dalam laga ini. Bahkan mereka tak mampu sekalipun melakukan tendangan ke arah gawang Chelsea.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk kemenangan tim tamu, Chelsea tidak berubah.

Kemenangan ini menempatkan satu kaki Chelsea di babak 8 besar, mengingat laga leg kedua tim London Biru akan bertindak sebagai tuan rumah.

Salam,
-Mex'r-

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x