Mohon tunggu...
Merza Gamal
Merza Gamal Mohon Tunggu... Konsultan - Pensiunan Gaul Banyak Acara

Berpengalaman di dunia perbankan sejak tahun 1990. Mendalami change management dan cultural transformation. Menjadi konsultan di beberapa perusahaan. Siap membantu dan mendampingi penyusunan Rancang Bangun Master Program Transformasi Corporate Culture dan mendampingi pelaksanaan internalisasi shared values dan implementasi culture.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Artikel Utama

Perubahan Risiko dan Kepatuhan Asuransi

18 Oktober 2021   06:38 Diperbarui: 19 Oktober 2021   14:47 535 12 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustasi asuransi. (sumber: THINKSTOCKS/ZIMMYTWS via kompas.com)

Dalam dekade antara krisis keuangan global dan pandemi Covid-19, banyak perusahaan asuransi memfokuskan aktivitas risiko dan kepatuhan mereka untuk melindungi diri mereka dari risiko penurunan dan memenuhi persyaratan peraturan yang terus berkembang.

Saat ini, transformasi signifikan sedang berlangsung karena perusahaan asuransi harus menemukan kembali diri mereka dalam realitas multi-tahun Covid-19.

Peningkatan tingkat ketidakpastian, tekanan untuk efisiensi, dan kebutuhan untuk menjadi tangguh dan relevan dengan memanfaatkan sumber pertumbuhan baru.

Fungsi risiko dan kepatuhan diharapkan tidak hanya terus melindungi perusahaan asuransi dari risiko penurunan, tetapi juga beralih ke penyediaan saran strategis untuk mendukung pertumbuhan (misalnya, bisnis baru) dan perubahan (seperti biaya di seluruh perusahaan dan transformasi teknologi).

Banyak perusahaan asuransi global kini beralih ke model bisnis berbasis biaya yang ringan modal (seperti manajemen aset) dalam kumpulan nilai yang diuntungkan secara struktural di pasar domestik mereka. 

Menjual buku tabungan anuitas atau cadangan asuransi jiwa dapat memberikan modal yang diperlukan untuk membuat poros model bisnis baru dengan cepat.

Ketika model capital-light mendapatkan keuntungan, chief risk officer (CRO) dari operator asuransi semakin berargumen bahwa bisnis tradisional menjadi kurang menarik karena tiga alasan: 

(1) Banyak pendapatan perusahaan asuransi di blok yang berlaku berada di bawah tekanan karena suku bunga turun; 

(2) Perusahaan asuransi menghadapi tekanan modal yang semakin besar (misalnya, untuk memenuhi persyaratan peraturan, mereka harus mencadangkan lebih banyak modal ke dalam pembukuan, sehingga menghambat pengembalian); 

(3) Kompleksitas operasional dan TI dalam mengelola pembukuan merugikan profitabilitas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bisnis Selengkapnya
Lihat Bisnis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan